Pemkot Makassar Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran, Ribuan Paket Sembako Didistribusikan
Pemerintah Kota Makassar mendistribusikan ribuan paket sembako untuk pasar murah Lebaran 2025 guna meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, telah mendistribusikan ribuan paket sembako untuk pasar murah Lebaran 2025. Distribusi ini dilakukan di berbagai lokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai upaya intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah. Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan armada angkut di halaman Balai Kota Makassar pada Kamis, 20 Maret 2025, dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, serta jajaran OPD Pemkot Makassar.
"Pasar murah ini adalah intervensi pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Idul Fitri. Kami ingin membantu mereka yang kesulitan akibat lonjakan harga," jelas Wali Kota Munafri Arifuddin. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan. Pasar murah ini secara khusus menyasar tujuh kecamatan di Kota Makassar.
Pemkot Makassar berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga. Pasar murah ini menawarkan paket sembako dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada harga pasar. Paket sembako yang bernilai sekitar Rp150.000 dijual hanya dengan harga Rp60.000. Kegiatan pasar murah ini berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 20 dan 21 Maret 2025, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WITA.
Distribusi Paket Sembako di Tiga Kecamatan
Pada hari pertama, pasar murah digelar di tiga kecamatan: Kecamatan Makassar (400 paket), Rappocini (400 paket), dan Manggala (350 paket). Distribusi paket sembako ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat di wilayah tersebut. Pemkot Makassar berupaya agar program ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan tingkat kepadatan penduduk dan aksesibilitas. Dengan demikian, diharapkan bantuan ini tepat sasaran dan dapat langsung dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkannya. Pihak Pemkot Makassar juga melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan pendistribusian berjalan lancar dan efektif.
Keberhasilan program pasar murah ini akan sangat bergantung pada koordinasi yang baik antar instansi terkait. Kerja sama yang solid antara Pemkot Makassar dan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, sangat penting untuk memastikan program ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Kelanjutan Pasar Murah di Kecamatan Lainnya
Pada hari kedua, pasar murah dilanjutkan di Kecamatan Tallo, Bontoala, Mamajang, dan Mariso. Distribusi paket sembako di empat kecamatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan bantuan. Pemkot Makassar berkomitmen untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar dan efektif di seluruh wilayah.
Pemilihan kecamatan-kecamatan tersebut mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk tingkat kepadatan penduduk dan aksesibilitas. Dengan demikian, diharapkan bantuan ini dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkannya. Pemkot Makassar juga akan terus memantau perkembangan harga di pasar untuk memastikan kebijakan intervensi ini berjalan efektif.
Selain itu, Pemkot Makassar juga berupaya untuk memastikan kualitas dan kuantitas paket sembako yang didistribusikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat menerima bantuan yang layak dan bermanfaat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pendistribusian paket sembako juga menjadi prioritas utama.
Pemantauan dan Evaluasi Program
Wali Kota Munafri Arifuddin berharap inisiatif pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya. Pemkot Makassar berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga di pasar guna memastikan kebijakan intervensi ini berjalan efektif. "Insya Allah, program ini akan menyasar seluruh kecamatan dalam tahap berikutnya. Kami akan terus mengevaluasi dan menyesuaikan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," tambahnya.
Langkah-langkah evaluasi yang akan dilakukan meliputi pemantauan harga pasar, tingkat kepuasan masyarakat, dan efektivitas pendistribusian paket sembako. Hasil evaluasi ini akan digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan program pasar murah di masa mendatang. Pemkot Makassar berkomitmen untuk selalu responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan adanya program pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan nyaman. Pemkot Makassar berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.