Pemudik Sepeda Motor Jadi Prioritas Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk
Pelabuhan Gilimanuk memprioritaskan pemudik sepeda motor selama arus mudik Lebaran 2025 untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan mereka.

Kepolisian Resor (Polres) Jembrana, Bali, memastikan Pelabuhan Gilimanuk akan memprioritaskan penyeberangan pemudik yang menggunakan sepeda motor selama periode mudik Lebaran 2025. Keputusan ini diambil untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pemudik, terutama yang membawa anak kecil atau bayi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Agung 2025 di Negara, Kamis (20/3). "Sesuai koordinasi kami dengan PT ASDP Indonesia Ferry, pemudik dengan sepeda motor akan diprioritaskan untuk menyeberang seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar AKBP Endang Tri Purwanto.
Prioritas ini diberikan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan keterbatasan fasilitas penampungan di pelabuhan. Meskipun telah disediakan tenda di dalam dan luar pelabuhan, kapasitasnya tidak cukup untuk menampung seluruh pemudik sepeda motor, terutama jika terjadi hujan atau cuaca panas ekstrem. "Kalau cuaca panas atau hujan, kasihan pemudik dengan sepeda motor," tambah Kapolres.
Antisipasi Lonjakan Pemudik di Gilimanuk
Untuk memperlancar arus penyeberangan dan mengantisipasi lonjakan pemudik, otoritas pelabuhan telah menyiapkan dua kapal besar untuk melayani rute Gilimanuk-Ketapang dan sebaliknya. Langkah ini diharapkan dapat memangkas waktu tunggu dan mengurangi kepadatan di pelabuhan.
Selain itu, enam pos pengamanan dan pelayanan didirikan di sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk, tersebar di beberapa titik strategis seperti Pengeragoan, Rambu Siwi, Negara, Melaya, dan Gilimanuk. Pos komando utama terletak di Pelabuhan Gilimanuk untuk memudahkan koordinasi dan pengawasan.
Sebanyak 475 personel gabungan dari Polri dan instansi lain dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan balik. Kapolres menekankan pentingnya pendekatan humanis dan kesiapsiagaan dalam membantu pemudik yang mengalami kesulitan.
Fasilitas Pendukung Kenyamanan Pemudik
Demi kenyamanan pemudik, sejumlah kantong parkir disiapkan di beberapa lokasi, antara lain di Yeh Leh, Rambut Siwi, Terminal Negara, Gudang Toyota dan Suzuki, serta di Jembatan Timbang Gilimanuk. Pemudik dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk beristirahat selama perjalanan.
Kapolres juga memberikan instruksi kepada seluruh personel agar selalu memonitor kondisi kesehatan anggota. "Kalau ada anggota yang sakit cepat diganti, agar tidak bertugas saat yang bersangkutan sakit," tegasnya.
Berdasarkan koordinasi dengan instansi terkait, puncak arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk diprediksi akan terjadi pada H-3 Lebaran.
AKBP Endang Tri Purwanto juga menambahkan, "Sesuai perintah Bapak Kapolri, setiap anggota yang bertugas harus mengedepankan pendekatan yang humanis dan siap membantu pemudik yang kesulitan."
Kesimpulan
Prioritas penyeberangan bagi pemudik sepeda motor di Pelabuhan Gilimanuk merupakan bukti komitmen pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran 2025. Berbagai persiapan dan langkah antisipasi telah dilakukan untuk menghadapi lonjakan pemudik dan memastikan kelancaran arus mudik dan balik.