Pencarian Korban Kecelakaan Laut di Buru Selatan Masih Berlanjut
Kecelakaan laut di Buru Selatan mengakibatkan satu korban hilang dan tim gabungan masih melakukan pencarian intensif.

Kecelakaan laut yang menimpa long boat Widia 03 di perairan Desa Waifusi, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan pada Sabtu (22/03/2025) telah mengakibatkan satu korban hilang. Peristiwa ini melibatkan 28 penumpang dan 6 kru yang tengah melakukan perjalanan dari Namrole menuju Desa Walbale, Kecamatan Kepala Madan. Akibat diterjang angin kencang dan gelombang tinggi, long boat tersebut mengalami kerusakan pada lambung depan, menyebabkan air laut masuk dan penumpang panik, sehingga sebagian besar penumpang melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Dari total 33 orang di atas kapal, 32 orang berhasil mencapai pantai dengan berenang. Namun, satu penumpang, Oki Ariyanto (50), seorang karyawan HPH PT Gema Gemilang Hutani yang berdomisili di Desa Luksula, Kecamatan Luksula, masih dinyatakan hilang hingga saat ini. Kejadian ini telah memicu operasi pencarian dan penyelamatan gabungan yang melibatkan berbagai pihak.
Kapolres Bursel, AKBP M. Agung Gumilar, menyatakan bahwa pencarian telah memasuki hari kedua dan tim gabungan masih terus berupaya menemukan korban. "Hingga hari kedua pencarian, satu korban masih belum ditemukan. Tim telah melakukan pencarian hingga sore hari, namun belum ada tanda-tanda keberadaan korban," ujar Kapolres di Ambon, Senin. Upaya pencarian melibatkan personel dari berbagai instansi dan warga setempat.
Pencarian Intensif Korban Kecelakaan Kapal
Tim SAR gabungan yang terdiri dari 14 personel Polres Buru Selatan, dua personel Dit Polairud Polda Maluku, lima personel Basarnas, dan lima personel BPBD Buru Selatan, bahu membahu melakukan pencarian. Mereka dibantu oleh warga setempat yang turut serta dalam upaya menemukan korban yang hilang. Pencarian dilakukan secara intensif, namun terkendala oleh kondisi cuaca yang masih belum menentu.
Kapolres mengungkapkan bahwa pencarian akan terus dilakukan selama kondisi memungkinkan. "Pencarian akan terus dilakukan, namun jika kondisi di lapangan tidak memungkinkan, maka akan dilanjutkan esok hari," kata Kapolres. Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus berupaya menemukan korban, meskipun tantangan cuaca menjadi kendala utama dalam operasi pencarian ini.
Meskipun sebagian besar penumpang berhasil menyelamatkan diri, insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan pelayaran di perairan tersebut. Kondisi cuaca yang ekstrem dan kurangnya persiapan keselamatan penumpang menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Imbauan Keselamatan Berlayar
Menyikapi kejadian ini, Kapolres Bursel mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Pentingnya memperhatikan faktor keselamatan, seperti penggunaan pelampung dan pemantauan prakiraan cuaca dari pihak berwenang, sangat ditekankan.
Kapolres juga menyampaikan harapan agar korban segera ditemukan. "Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban. Kami juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar pencarian ini berjalan lancar," katanya. Doa dan dukungan dari masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat bagi tim SAR gabungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini.
Operasi pencarian korban kecelakaan long boat Widia 03 di Buru Selatan masih terus berlanjut. Tim SAR gabungan tetap berkomitmen untuk menemukan korban yang hilang dan memberikan kepastian kepada keluarga korban. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan dalam berlayar.
Berikut rincian personel yang terlibat dalam pencarian:
- Polres Buru Selatan: 14 personel
- Dit Polairud Polda Maluku: 2 personel
- Basarnas: 5 personel
- BPBD Buru Selatan: 5 personel
- Warga setempat: sejumlah warga