PLN Siapkan 432 SPKLU di Sumatera untuk Mudik Lebaran 2025
PT PLN (Persero) memastikan kesiapan 432 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Sumatera untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025, dengan dukungan 2.848 petugas dan SPKLU mobile.

PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik untuk arus mudik Lebaran 1446 Hijriah atau 2025 mendatang. Sebanyak 432 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiapkan di Pulau Sumatera untuk memudahkan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN, Wiluyo Kusdwiharto, mengumumkan hal ini dalam wawancara di Palembang, Jumat lalu.
Langkah ini diambil PLN untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama periode mudik Lebaran. Penyediaan SPKLU yang memadai diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat akan kehabisan daya baterai kendaraan di tengah perjalanan. PLN berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan tersedianya SPKLU di berbagai titik strategis, PLN optimistis arus mudik Lebaran 2025 akan berjalan lancar dan tanpa hambatan bagi pengguna kendaraan listrik. Persiapan matang ini menunjukkan keseriusan PLN dalam mendukung transisi energi berkelanjutan dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Jaringan SPKLU Sumatera untuk Mudik Lebaran 2025
Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan bahwa 432 unit SPKLU tersebut tersebar di 358 titik lokasi di Pulau Sumatera. Lokasi-lokasi SPKLU ini meliputi jalan nasional maupun jalan tol, memastikan aksesibilitas yang mudah bagi para pemudik. "SPKLU di Pulau Sumatera ini tersebar 358 titik lokasi baik di jalan nasional maupun jalan tol yang ada di Pulau Sumatera," katanya.
PLN juga telah mempersiapkan sumber daya manusia yang memadai untuk mendukung operasional SPKLU. Sebanyak 2.848 petugas akan bersiaga selama 24 jam penuh di lokasi-lokasi SPKLU. Hal ini bertujuan untuk memastikan pelayanan yang cepat dan efisien bagi pengguna kendaraan listrik. Petugas yang terlatih dan siap siaga akan meminimalisir waktu tunggu pengisian daya baterai kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan kendala teknis, PLN juga menyiapkan dua unit SPKLU mobile. SPKLU mobile ini akan berfungsi sebagai unit cadangan dan siap diterjunkan ke lokasi yang mengalami masalah. "SPKLU mobile ini akan langsung mendatangi titik-titik yang terjadi kendala," jelas Wiluyo.
Dengan adanya SPKLU mobile, PLN berupaya meminimalisir dampak dari potensi gangguan operasional SPKLU tetap dan memastikan kelancaran pengisian daya bagi kendaraan listrik selama periode mudik.
Antisipasi Kendala dan Optimalisasi Layanan
PLN berharap dengan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman menggunakan kendaraan listrik saat mudik Lebaran 2025. Persiapan yang matang ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah terkait pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. PLN terus berupaya meningkatkan layanan dan infrastruktur pendukung kendaraan listrik untuk memberikan pengalaman berkendara yang optimal bagi masyarakat.
Selain penyediaan SPKLU, PLN juga berencana untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan kendaraan listrik dan fasilitas SPKLU. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kendaraan listrik dan cara penggunaannya yang aman dan efisien. PLN berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanannya demi mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.
Dengan adanya langkah-langkah antisipasi dan optimalisasi layanan yang dilakukan PLN, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 akan berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh pengguna kendaraan listrik. PLN terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan mendukung kemajuan sektor transportasi ramah lingkungan di Indonesia.
PLN optimistis dengan kesiapan yang telah dilakukan, penggunaan kendaraan listrik selama mudik Lebaran 2025 akan semakin meningkat. Hal ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung perkembangan kendaraan listrik di Indonesia dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Dengan tersedianya SPKLU yang memadai dan petugas yang siap siaga, PLN berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dan mendukung program pemerintah dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.