Polda Sumbar Siapkan Sistem "One Way" Antisipasi Arus Balik Lebaran
Polda Sumbar siap terapkan sistem "One Way" di jalur Padang-Bukittinggi selama tiga hari untuk mengantisipasi kemacetan arus balik Lebaran 2024.

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) kembali menerapkan strategi sistem satu arah atau 'One Way' untuk mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2024 di jalur Padang-Bukittinggi. Apa yang dilakukan, siapa pelakunya, di mana lokasi, kapan waktunya, mengapa dilakukan, dan bagaimana caranya? Polda Sumbar, melalui Kabag Ops Ditlantas AKBP Agung Pranajaya, pada Rabu (02/04) di Padang, mengumumkan penerapan sistem ini mulai Kamis (04/04) hingga Sabtu (06/04) mendatang. Langkah ini diambil sebagai antisipasi lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan terjadi pada puncak arus balik Lebaran.
Keputusan untuk memberlakukan sistem 'One Way' didasarkan pada prediksi peningkatan signifikan volume kendaraan di jalur tersebut selama tiga hari tersebut. Polda Sumbar memperkirakan periode ini akan menjadi puncak arus balik Lebaran di wilayah Sumbar. Dengan sistem satu arah, diharapkan arus lalu lintas dapat terkendali dan kemacetan dapat diminimalisir. Penerapan sistem ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumbar untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran dan kenyamanan pemudik.
Sistem 'One Way' ini akan mengatur lalu lintas kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang. Kendaraan dari Bukittinggi tidak dapat melalui jalur Silaing via Padang Panjang. Pengalihan arus akan dilakukan di Simpang Padang Luar menuju Malalak, Kabupaten Agam, untuk selanjutnya menuju Padang. Sementara itu, kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi tetap akan melalui jalur Silaing via Padang Panjang. Jarak tempuh 'One Way' dari Simpang Sicincin menuju Padang Luar (Bukittinggi) tercatat sejauh 43 kilometer. Bagi kendaraan dari Malalak yang hendak menuju jalan tol dapat langsung berbelok kiri di Simpang Sicincin.
Antisipasi Kemacetan Arus Balik di Jalur Padang-Bukittinggi
Penerapan sistem 'One Way' ini merupakan langkah strategis Polda Sumbar dalam mengantisipasi kemacetan di jalur Padang-Bukittinggi, khususnya di jalur Padang Pariaman menuju Bukittinggi yang dikenal padat. Polda Sumbar yakin sistem ini efektif untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di jalur tersebut. Hal ini didasarkan pada pengalaman sebelumnya dan analisis terhadap potensi kepadatan arus balik Lebaran tahun ini. Petugas kepolisian akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengawasi dan mengarahkan arus lalu lintas, memastikan sistem 'One Way' berjalan lancar dan efektif.
AKBP Agung Pranajaya menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme 'One Way' yang akan diterapkan. Ia menegaskan bahwa sistem ini akan diberlakukan secara ketat dan terkontrol. Petugas akan ditempatkan di berbagai titik untuk memberikan petunjuk dan pengaturan lalu lintas. Tujuannya adalah untuk memastikan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan aman. Polda Sumbar juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Selain pengaturan lalu lintas, Polda Sumbar juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di sepanjang jalur Padang-Bukittinggi. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban selama arus balik Lebaran. Peningkatan keamanan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Polda Sumbar berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran.
Sistem 'One Way' ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama arus balik. Dengan pengaturan yang terencana dan pengawasan yang ketat, diharapkan perjalanan para pemudik dapat lebih lancar dan aman. Polda Sumbar berharap masyarakat dapat mematuhi arahan dan petunjuk petugas di lapangan untuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran.
Penempatan Personil dan Koordinasi
Polda Sumbar telah menyiapkan sejumlah personel untuk ditempatkan di titik-titik strategis di sepanjang jalur Padang-Bukittinggi guna memastikan kelancaran sistem 'One Way'. Koordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan instansi lainnya, juga telah dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan penerapan sistem 'One Way' dalam mengurai kemacetan arus balik.
Dengan adanya penempatan personel yang terencana dan koordinasi yang baik, diharapkan sistem 'One Way' dapat berjalan efektif dan efisien. Petugas akan memberikan arahan dan bantuan kepada para pemudik yang membutuhkan. Polda Sumbar berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memastikan keselamatan serta keamanan para pemudik selama perjalanan arus balik Lebaran.
Selain itu, Polda Sumbar juga akan memantau secara ketat kondisi lalu lintas di lapangan. Jika diperlukan, akan dilakukan penyesuaian terhadap sistem 'One Way' agar tetap efektif dan efisien. Fleksibelitas dalam penerapan sistem ini sangat penting untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran. Polda Sumbar akan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Dengan adanya persiapan yang matang dan komitmen dari Polda Sumbar, diharapkan arus balik Lebaran di jalur Padang-Bukittinggi dapat berjalan lancar dan aman. Semoga sistem 'One Way' yang diterapkan dapat memberikan solusi efektif dalam mengatasi potensi kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang akan kembali ke tempat asal masing-masing.
Sistem 'One Way' ini merupakan bukti kesiapan Polda Sumbar dalam menghadapi tantangan arus balik Lebaran. Dengan langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman tanpa hambatan berarti. Semoga para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan nyaman.