Polres Bungo Pasang 21 Kamera CCTV di TPS untuk Amankan PSU
Polres Bungo memasang 21 kamera CCTV di TPS untuk mengamankan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan memastikan proses berjalan lancar serta netral.

Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Bungo, Jambi, akan dijaga ketat oleh Polres Bungo. Sebanyak 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah dipasangi kamera IP Camera yang terhubung langsung ke Command Center. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan netralitas proses PSU yang akan dilaksanakan. Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan jalannya PSU.
AKBP Natalena Eko Cahyono menjelaskan bahwa Polres Bungo telah menyiapkan berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, hingga dukungan lainnya untuk mengamankan PSU. "Selain itu, 21 TPS telah dipasangi IP Camera yang terhubung ke Command Center," tegasnya. Langkah ini menunjukkan komitmen Polres Bungo dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses PSU berlangsung.
Pengamanan ketat juga dilakukan terhadap distribusi logistik pemilu. Polres Bungo telah menyiapkan pengawalan ketat dari personel Polsek jajaran untuk memastikan logistik pemilu sampai ke tujuan dengan aman. Sebanyak 21 kotak suara didistribusikan melalui beberapa rute berbeda menuju wilayah Limbur Lubuk Mengkuang, Bathin II Pelayang, Tanah Tumbuh, Rantau Pandan, Jujuhan, Rimbo Tengah, Pelepat, dan Bathin III. Setelah sampai di lokasi, logistik akan disimpan di kantor kepala desa dengan pengawasan ketat hingga hari pemungutan suara.
Pengamanan PSU di Bungo: Langkah Antisipatif Polres Bungo
Langkah pemasangan kamera CCTV di 21 TPS merupakan langkah antisipatif Polres Bungo untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan proses PSU berjalan lancar dan transparan. Hal ini juga menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga netralitas dan keamanan pemilu. "Dengan ini, saya mewakili Polres Bungo menyatakan siap untuk mengamankan PSU di Kabupaten Bungo," kata Kapolres Bungo.
Pengawalan ketat distribusi logistik pemilu juga menjadi bagian penting dari strategi pengamanan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan integritas proses pemilu. "Kami telah menyiapkan pengawalan ketat dari personel Polsek jajaran Polres Bungo untuk memastikan logistik pemilu sampai ke tujuan tanpa hambatan," jelas Kapolres.
Setelah tiba di TPS, logistik pemilu akan disimpan di kantor kepala desa atau Rio, di bawah pengawasan ketat personel PAM TPS hingga hari pemungutan suara. Keamanan dan pengawasan yang ketat ini bertujuan untuk memastikan integritas dan transparansi proses pemilu di Kabupaten Bungo.
Dukungan Kapolda Jambi dan Komitmen Bersama
Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, mengapresiasi kesiapan Polres Bungo dan seluruh pihak terkait dalam mengamankan PSU. Beliau memastikan kesiapan fisik dan logistik yang telah disiapkan oleh Polri dan TNI sudah sangat cukup. "Semuanya sudah sangat cukup. Kita tahu bahwa dalam pemilihan pasti ada yang menang dan ada yang kalah, namun mari kita jaga demokrasi ini agar tidak memecah belah kedua pihak," ujar Kapolda Jambi.
Kapolda Jambi juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga situasi di Bungo tetap aman dan kondusif. "Ini adalah tanggung jawab bersama, baik dari kedua pasangan calon maupun semua pihak," tegasnya. Seruan ini menekankan pentingnya kerja sama dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses PSU berlangsung.
KPU dan aparat keamanan memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan dengan transparan dan kondusif. Kerja sama yang solid antara pihak kepolisian, TNI, dan KPU menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan PSU yang jujur dan adil di Kabupaten Bungo. Dengan langkah-langkah pengamanan yang komprehensif ini, diharapkan PSU di Kabupaten Bungo dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Secara keseluruhan, upaya pengamanan PSU di Kabupaten Bungo menunjukkan komitmen kuat dari pihak berwenang untuk menjaga integritas dan keamanan proses demokrasi. Kerja sama yang baik antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan suasana kondusif dan memastikan pemilu yang jujur dan adil.