Prabowo Temui Presiden New Development Bank, Bahas Kerja Sama Proyek Infrastruktur
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden New Development Bank, Dilma Rousseff, di Istana Merdeka, membahas potensi kerja sama proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Presiden New Development Bank (NDB), Dilma Vana Rousseff, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 25 Maret 2024. Kunjungan Dilma, mantan Presiden Brasil ini, disambut dengan upacara penyambutan resmi, termasuk pasukan jajar kehormatan, sekitar pukul 16.08 WIB. Pertemuan ini menandai langkah penting dalam potensi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan NDB.
Setelah proses penyambutan, Presiden Prabowo dan Dilma Rousseff menuju ruang kredensial untuk sesi foto bersama dengan awak media. Usai sesi foto, keduanya melanjutkan pertemuan tertutup di ruang kerja Presiden, didampingi oleh beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju. Dalam pertemuan tersebut, terungkap percakapan singkat antara Prabowo dan Dilma. "Kapan tiba di Indonesia?" tanya Prabowo. Dilma menjawab singkat, "Saya tiba kemarin."
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting Indonesia. Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pelaksana/CEO Danantara Indonesia), dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mendampingi Presiden Prabowo. Kehadiran para menteri ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjalin kerja sama yang komprehensif dengan NDB.
Kerja Sama Proyek Infrastruktur dan Pembangunan Berkelanjutan
Sebelum bertemu Presiden Prabowo, Dilma Rousseff telah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Dalam pertemuan tersebut, Airlangga memaparkan program prioritas pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yaitu Astacita. Program ini berfokus pada tiga pilar utama: ketahanan pangan, energi, dan air bersih. Hal ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan.
Airlangga juga menjelaskan program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan dan menciptakan efek pengganda (multiplier effects). Inisiatif ini sejalan dengan fokus NDB dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden NDB ini menandakan keseriusan Indonesia dalam mencari peluang kerja sama untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan. NDB, sebagai bank pembangunan multilateral yang didirikan oleh negara-negara BRICS, memiliki sumber daya dan pengalaman yang signifikan dalam membiayai proyek-proyek serupa di negara berkembang.
Fokus NDB pada Pembangunan Infrastruktur dan Pengentasan Kemiskinan
New Development Bank (NDB) memiliki fokus utama pada pembiayaan proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di negara-negara berkembang. Mereka tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada program-program yang bertujuan untuk melawan kemiskinan. Salah satu strategi mereka adalah mendukung industrialisasi, yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Kerja sama dengan NDB berpotensi besar untuk membantu Indonesia mencapai tujuan pembangunan berkelanjutannya. Dengan akses ke pendanaan yang cukup, Indonesia dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Program-program seperti Astacita akan mendapatkan dukungan yang signifikan melalui kemitraan strategis ini.
Kunjungan Presiden NDB ke Indonesia dan pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto menandai babak baru dalam kerja sama bilateral. Kedua negara diharapkan dapat menjalin kerja sama yang saling menguntungkan, yang akan membawa kemajuan bagi Indonesia dan memperkuat peran NDB dalam pembangunan global.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan akan terjalin kerja sama yang erat antara Indonesia dan NDB dalam berbagai proyek pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur dan pengentasan kemiskinan. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia untuk menjadi negara maju dan sejahtera.