Indonesia Resmi Bergabung dengan New Development Bank (NDB)
Presiden Prabowo Subianto memutuskan Indonesia bergabung dengan New Development Bank (NDB) untuk mendorong kerja sama pembiayaan pembangunan berkelanjutan, membuka peluang kolaborasi dengan lembaga pembiayaan dalam negeri seperti Danantara.

Jakarta, 25 Maret 2024 - Indonesia resmi bergabung dengan New Development Bank (NDB), sebuah bank pembangunan multilateral yang didirikan oleh negara-negara BRICS. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani setelah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden NDB, Dilma Rousseff, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan kerja sama pembiayaan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai diskusi teknis mendalam antara Indonesia dan NDB.
Sri Mulyani menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto, setelah mendengarkan pemaparan Presiden Rousseff mengenai berbagai potensi kerja sama dan keuntungan bergabung dengan NDB, memutuskan untuk menerima tawaran keanggotaan tersebut. "Jadi, tadi dengan Presiden Dilma menyampaikan kepada Bapak Presiden mengenai berbagai kemungkinan kerja sama dan kemungkinan NDB menarik Indonesia sebagai member. Bapak Presiden mendengar penjelasan tersebut dan memutuskan bahwa kita menjadi anggota," ungkap Sri Mulyani.
Langkah Indonesia bergabung dengan NDB diharapkan akan memberikan akses pada berbagai skema pembiayaan untuk proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Air. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Keanggotaan ini juga membuka peluang bagi kolaborasi yang lebih luas dengan negara-negara anggota NDB lainnya.
Kerja Sama Pembiayaan Pembangunan Berkelanjutan
Sri Mulyani memaparkan bahwa sebelum keputusan final diambil, Indonesia telah melakukan serangkaian diskusi teknis yang intensif dengan NDB. Diskusi tersebut mencakup berbagai aspek penting, termasuk syarat keanggotaan, kontribusi yang diharapkan dari negara anggota, serta peran NDB dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. Semua aspek tersebut telah dikaji secara matang untuk memastikan manfaat optimal bagi Indonesia.
NDB sendiri berfokus pada pembiayaan proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di negara-negara berkembang. Fokus utama meliputi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta program-program yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan mendorong industrialisasi guna menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini sejalan dengan prioritas pembangunan Indonesia.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah potensi kolaborasi antara NDB dan lembaga pembiayaan infrastruktur dalam negeri, seperti Danantara. Sri Mulyani menyebutkan bahwa kerja sama tersebut akan sangat menguntungkan bagi Indonesia. "Kan kita juga punya Danantara, nanti bisa berkolaborasi dan lain-lain," tambahnya.
Potensi Kolaborasi dan Manfaat bagi Indonesia
Keanggotaan Indonesia dalam NDB memiliki potensi besar untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan program-program pembangunan berkelanjutan. Akses ke sumber pembiayaan yang lebih luas dari NDB diharapkan dapat mempercepat realisasi berbagai proyek strategis nasional. Selain itu, kerja sama dengan Danantara dan lembaga pembiayaan lainnya dapat menciptakan sinergi yang optimal.
Keanggotaan ini juga membuka peluang bagi Indonesia untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan negara-negara anggota NDB lainnya. Hal ini dapat memperluas akses pasar, meningkatkan investasi asing, dan memperkuat posisi Indonesia dalam perekonomian global. Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat semakin berperan aktif dalam pembangunan ekonomi global yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, keputusan Indonesia untuk bergabung dengan NDB merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan. Dengan akses ke sumber daya dan keahlian NDB, Indonesia diharapkan dapat mencapai kemajuan yang lebih pesat dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Keanggotaan di NDB juga memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan negara-negara anggota lainnya, sekaligus belajar dari praktik-praktik terbaik dalam pembangunan berkelanjutan. Hal ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Kesimpulan
Bergabungnya Indonesia ke dalam NDB menandai babak baru dalam upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia dan kesejahteraan rakyat.