Puncak Arus Mudik Temanggung Diprediksi H-3 Hingga H+3 Lebaran 2025
Pemerintah Kabupaten Temanggung memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi antara H-3 hingga H+3, dengan peningkatan volume kendaraan hingga 10 persen.

Temanggung, Jawa Tengah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi antara tiga hari sebelum (H-3) dan tiga hari setelah (H+3) Hari Raya Idul Fitri. Prediksi ini disampaikan oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian. Peningkatan volume kendaraan yang melintas di sejumlah ruas jalan utama di Temanggung hingga saat ini baru mencapai 5 hingga 10 persen dari hari biasa.
Bupati Agus Setyawan menyampaikan prediksi tersebut pada Selasa, 25 Maret 2025, saat meninjau Pos Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2025 bersama jajaran Forkompimda. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan mencegah terjadinya kendala selama periode Lebaran.
Pemkab Temanggung telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Selain itu, imbauan kepada para pemudik dan pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan juga terus digaungkan. "Bagi para pemudik, pengendara agar tetap mentaati peraturan lalu lintas. Kalau sekiranya mengantuk saat berkendara, bisa istirahat terlebih dahulu. Jaga kesehatan, jaga keselamatan, semoga Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan penuh keberkahan," pesan Bupati Agus Setyawan.
Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan
Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan memberikan pelayanan kepada pemudik, Pemkab Temanggung telah menyiapkan empat titik pos pelayanan dan pengamanan. Keempat pos tersebut tersebar di lokasi strategis, yaitu Rest Area Pringsurat, Kecamatan Kranggan, Tugu Jam Temanggung, dan Kecamatan Parakan. Setiap harinya, sebanyak 151 personil gabungan dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Tim Medis, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan relawan disiagakan di pos-pos tersebut.
Personil gabungan tersebut akan bertugas untuk membantu kelancaran lalu lintas, memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan, dan memberikan informasi kepada para pemudik. Kehadiran pos-pos pengamanan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas di Kabupaten Temanggung.
Pemkab Temanggung juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati selama perjalanan mudik. Pemudik dihimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Istirahat yang cukup juga sangat penting untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Meskipun peningkatan volume kendaraan saat ini masih relatif rendah, Pemkab Temanggung tetap bersiap menghadapi potensi lonjakan yang lebih signifikan pada H-3 hingga H+3 Lebaran. Berbagai strategi dan langkah antisipasi telah disiapkan untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Koordinasi yang intensif antara Pemkab Temanggung dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya terus dilakukan untuk memantau situasi di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Pemkab Temanggung juga akan terus memberikan informasi terkini terkait kondisi lalu lintas kepada masyarakat melalui berbagai media.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemkab Temanggung optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2025 di wilayahnya dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali. Prioritas utama adalah keselamatan dan kenyamanan para pemudik.
Semoga Lebaran tahun ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.