Razia Lapas Tolitoli: Upaya Tekan Peredaran Barang Terlarang
Lapas Kelas IIB Tolitoli, Sulawesi Tengah, gelar razia besar-besaran untuk menekan peredaran barang terlarang di lingkungan lapas, menemukan sejumlah barang bukti yang akan dimusnahkan.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli, Sulawesi Tengah, baru-baru ini menggelar razia besar-besaran di blok hunian warga binaan. Razia yang dilakukan pada hari Sabtu ini bertujuan untuk menekan peredaran barang terlarang di dalam lapas. Kegiatan ini melibatkan belasan petugas dari berbagai seksi, termasuk Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kasi Administrasi Kamtib, Kasubsi Pelayanan Tahanan, jabatan fungsional tertentu (JFT), serta petugas jaga. Razia ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Tolitoli untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari barang-barang terlarang.
Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Tolitoli, Ashar, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan secara acak dan tak terduga. Hal ini bertujuan untuk mencegah warga binaan menyembunyikan barang terlarang. Sebelum dilakukan penggeledahan, warga binaan dikeluarkan satu per satu dari kamar hunian mereka dalam kondisi aman dan terkunci. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan dan penggeledahan menyeluruh di setiap kamar hunian.
"Kegiatan ini kami lakukan secara berkelanjutan dengan waktu dan sasaran yang acak. Harapannya, lapas terbebas dari barang-barang terlarang," kata Ashar melalui keterangan tertulisnya. Razia ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, serta bentuk dukungan terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, dan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Barang Terlarang Ditemukan dan Dimusnahkan
Dalam razia tersebut, petugas menemukan beberapa barang yang dilarang berada di lingkungan lapas. "Dalam kegiatan razia petugas menemukan beberapa barang yang dilarang berada di lingkungan lapas. Temuan tersebut langsung di data dan diinventarisasi untuk dimusnahkan, disaksikan salah satu penghuni kamar untuk menjamin transparansi," ujar Ashar. Barang-barang terlarang yang ditemukan tersebut akan dimusnahkan untuk mencegah peredarannya kembali. Proses pemusnahan dilakukan dengan disaksikan oleh salah satu penghuni kamar sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
Proses penggeledahan dilakukan secara sistematis dan teliti. Petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian, termasuk di balik dinding dan di bawah lantai. Semua barang yang ditemukan didata dan diinventarisir sebelum proses pemusnahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang terlewatkan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Tolitoli untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat, warga binaan pemasyarakatan, dan keluarganya tanpa pungutan liar, diskriminasi, atau korupsi. Lapas Tolitoli berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan optimal kepada warga binaan maupun keluarga mereka yang datang membesuk.
Komitmen Lapas Tolitoli terhadap Layanan Prima dan Keamanan
Lapas Tolitoli menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan layanan prima dan menjaga keamanan lingkungan lapas. "Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan optimal kepada warga binaan maupun keluarga mereka yang datang membesuk, kemudian melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam menerapkan berbagai aturan di lingkungan lapas," tegas Ashar. Komitmen ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pelayanan kepada warga binaan dan keluarga mereka hingga penegakan aturan dan keamanan di dalam lapas.
Dengan adanya razia ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada warga binaan yang mencoba menyelundupkan barang terlarang. Lapas Tolitoli akan terus melakukan razia secara berkala untuk memastikan lingkungan lapas tetap aman dan terbebas dari barang-barang terlarang. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Tolitoli dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan lebih manusiawi.
Selain razia, Lapas Tolitoli juga terus berupaya meningkatkan pengawasan dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas. Upaya pencegahan yang komprehensif ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan warga binaan.
Ke depannya, Lapas Tolitoli akan terus meningkatkan pengawasan dan menerapkan strategi-strategi baru untuk mencegah peredaran barang terlarang. Komitmen untuk memberikan layanan prima dan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib akan terus dijaga dan ditingkatkan.