Rumah Pompa Tanjung Duren: Harapan Baru Warga Atasi Banjir Musiman
Dua rumah pompa baru di Tanjung Duren, Jakarta Barat, diharapkan mampu mengatasi masalah banjir yang sering melanda permukiman warga, terutama saat musim hujan.

Jakarta, 26 Februari 2024 - Peresmian dua unit rumah pompa di Tanjung Duren, Jakarta Barat, membawa angin segar bagi warga yang selama ini berjuang melawan banjir musiman. Masing-masing rumah pompa memiliki kapasitas 500 liter per detik, diharapkan mampu mengatasi genangan air yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Anggota DPRD Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengungkapkan optimismenya atas dampak positif dari pembangunan infrastruktur ini bagi kehidupan warga.
Pembangunan rumah pompa ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada Kent saat reses akhir tahun 2023. Kent menekankan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata dari respon pemerintah terhadap keluhan warga terkait banjir yang sering terjadi. Dengan adanya rumah pompa ini, diharapkan warga Tanjung Duren Raya dapat terbebas dari ancaman banjir yang mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya mengatasi banjir di permukiman, rumah pompa ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak banjir di jalan-jalan utama. Selama ini, hujan deras, meskipun singkat, sering mengakibatkan genangan air yang cukup signifikan di wilayah Tanjung Duren. Hal ini disebabkan oleh daya tampung saluran air yang terbatas, baik saluran makro, menengah, maupun mikro, sehingga air meluap dan menyebabkan genangan.
Solusi Jangka Pendek dan Panjang Mengatasi Banjir Tanjung Duren
Meskipun pembangunan rumah pompa merupakan langkah signifikan dalam mengatasi masalah banjir di Tanjung Duren, Hardiyanto Kenneth juga menekankan pentingnya solusi jangka panjang. Ia menyoroti perlunya Pemprov DKI Jakarta untuk mempersiapkan alat pendukung, seperti pompa bergerak (mobile), di titik-titik rawan banjir. Pompa mobile ini akan sangat efektif untuk mempercepat proses surutnya genangan air setelah hujan deras.
Selain itu, Kent juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak warga untuk aktif membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing, mulai dari selokan depan rumah hingga kanal atau sungai. Penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) juga sangat penting untuk mengurangi volume sampah yang dapat menyumbat saluran air dan memperparah masalah banjir.
Dengan menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan dapat meminimalisir potensi banjir. Masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena hal ini akan berdampak pada lingkungan sekitar dan memperburuk kondisi saluran air. Kesadaran kolektif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari banjir.
"Dengan di bangunnya rumah pompa ini, diharapkan bisa mengatasi permasalahan banjir dan mendatangkan manfaat bagi warga di wilayah Tanjung Duren Raya," kata Kent di Jakarta, Rabu. Ia menambahkan bahwa pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan saat reses.
Peran Serta Masyarakat dalam Penanggulangan Banjir
Hardiyanto Kenneth juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan banjir. Ia mengajak warga untuk aktif membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing dan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan sampah. "Kesadaran jangan buang sampah sembarangan kita lakukan demi kebaikan bersama, agar Jakarta Barat terbebas dari banjir," ujarnya.
Langkah-langkah sederhana seperti membersihkan selokan di depan rumah, memastikan saluran air tidak tersumbat sampah, dan menghindari membuang sampah sembarangan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi risiko banjir. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam upaya penanggulangan banjir di Tanjung Duren dan Jakarta Barat secara keseluruhan.
Pemprov DKI Jakarta juga diharapkan terus meningkatkan infrastruktur penanggulangan banjir dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman banjir.
Dengan adanya rumah pompa baru dan kesadaran masyarakat yang tinggi, diharapkan wilayah Tanjung Duren dapat terbebas dari ancaman banjir dan warga dapat hidup dengan lebih nyaman dan aman.