Rutan Rantau Bagikan Takjil, Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau, Tapin, Kalsel, berbagi takjil dan menggelar buka puasa bersama keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61.

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), telah melaksanakan aksi sosial berbagi takjil kepada pengguna jalan pada Sabtu, 22 Maret 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 dan dilakukan di sekitar lingkungan Rutan Rantau. Aksi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Rutan dengan masyarakat sekitar serta memberikan manfaat bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Plt. Kepala Rutan Rantau, Rahmad Pijati, menjelaskan bahwa pembagian takjil merupakan wujud kepedulian Rutan terhadap masyarakat. "Berbagi takjil untuk pengguna jalan di sekitar Rutan adalah bentuk kepedulian Rutan terhadap warga sekitar, khususnya mereka yang tengah dalam perjalanan menjelang berbuka puasa," katanya. Sebanyak 50 bungkus takjil dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di sekitar Rutan.
Selain berbagi takjil, kegiatan ini juga diharap mampu membangun hubungan harmonis antara Rutan dan masyarakat sekitar. Pihak Rutan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar. "Semoga kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar ini dapat membawa manfaat dan mempererat silaturahmi antara Rutan dan warga," ujar Pijati. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan citra positif lembaga pemasyarakatan di mata masyarakat.
Silaturahmi dan Pembinaan di Bulan Ramadhan
Tidak hanya berbagi takjil, Rutan Rantau juga menggelar buka puasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beserta keluarga mereka. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan mempererat hubungan emosional WBP dengan keluarga. Kesempatan bertemu keluarga di luar jadwal kunjungan rutin dianggap sebagai hadiah istimewa bagi para WBP.
Menurut Plt. Kepala Rutan Rantau, momen kebersamaan dengan keluarga sangat penting dalam proses pemasyarakatan. "Dengan menghadirkan keluarga mereka, ini bisa menjadi motivasi agar mereka terus berperilaku baik dan memperbaiki diri," jelasnya. Ia menambahkan bahwa kebersamaan keluarga merupakan poin penting dalam proses pembinaan dan diharapkan dapat mendorong para WBP untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Buka puasa bersama keluarga WBP ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan Rutan Rantau. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana memperkuat ikatan keluarga, tetapi juga sebagai dorongan bagi para WBP untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih bertanggung jawab.
Rangkaian kegiatan sosial ini menunjukkan komitmen Rutan Rantau dalam menjalankan tugas pembinaan dan pemasyarakatan, tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan. Dengan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, diharapkan Rutan Rantau dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan efisien.
Dampak Positif Bagi Masyarakat dan WBP
- Meningkatkan citra positif lembaga pemasyarakatan.
- Mempererat silaturahmi antara Rutan dan masyarakat.
- Memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
- Meningkatkan motivasi WBP untuk berperilaku baik.
- Memperkuat ikatan keluarga WBP.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Rutan Rantau tidak hanya berfokus pada aspek hukum dan keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus dilakukan dan menginspirasi lembaga pemasyarakatan lainnya.