Semaraknya Idul Fitri Jakarta: Wagub Rano Karno Rasakan Kebersamaan dengan Warga
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, merasakan semaraknya Idul Fitri tahun ini melalui silaturahmi yang ramai di kediamannya, sekaligus menekankan pentingnya keamanan dan kesetaraan bagi warga Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, merasakan langsung semaraknya perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah tahun ini. Kunjungan warga yang begitu antusias ke kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Selasa, menjadi bukti nyata suasana Lebaran yang penuh kebersamaan. Rano mengadakan acara open house atau gelar griya, menyambut warga yang datang dari berbagai kalangan untuk bersilaturahmi dan berbagi cerita.
Kepadatan warga yang hadir bahkan membuat Rano harus keluar rumah untuk menyapa mereka satu per satu. Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk merayakan Idul Fitri bersama tokoh publik. "Alhamdulillah, ini Lebaran kedua. Saya ingin merasakan kebersamaan dengan masyarakat Jakarta," ungkap Rano Karno, menggambarkan suasana haru dan meriah di kediamannya.
Acara open house tersebut terbuka untuk umum, dan Rano mengaku senang dapat berinteraksi langsung dengan warga Jakarta, mendengarkan cerita dan pengalaman mereka selama bulan Ramadan dan menyambut hari raya. Kesempatan ini menjadi sarana penting bagi Rano untuk memahami lebih dalam aspirasi dan kondisi masyarakat yang dipimpinnya.
Silaturahmi dan Kesetaraan di Jakarta
Selain masyarakat umum, sejumlah pejabat dan perwakilan komunitas juga turut hadir dalam acara tersebut. Di antara mereka adalah perwakilan dari Persatuan Penyintas Stroke Indonesia (PPSI), menunjukkan komitmen Rano Karno dalam membangun kesetaraan dan keadilan bagi semua warga Jakarta. Hal ini sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan kota yang inklusif.
Rano Karno juga menyinggung program-program Pemprov DKI yang bertujuan untuk memberdayakan kelompok rentan. Sebagai contoh, adanya Cafe Disabilitas (Difabis) di Balai Kota yang memberikan pelatihan barista kepada anak-anak tuna rungu. Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan peluang bagi penyandang disabilitas.
Lebih lanjut, Rano mengungkapkan rencana untuk mengaktifkan taman-taman di Jakarta dengan melibatkan penyandang disabilitas dalam pengelolaannya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas hidup bagi kelompok tersebut. Inisiatif ini menunjukkan kepedulian Pemprov DKI terhadap pemberdayaan masyarakat yang inklusif.
Pesan untuk Warga yang Mudik
Di tengah suasana Idul Fitri yang penuh kebahagiaan, Rano Karno juga tidak lupa menyampaikan pesan penting kepada warga Jakarta yang mudik. Ia mengingatkan agar selalu berhati-hati selama perjalanan dan memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan.
Rano menekankan pentingnya mengecek instalasi listrik di rumah untuk mencegah kebakaran. Selain itu, ia juga mengajak warga untuk berkoordinasi dengan tetangga, pengurus RT dan RW setempat untuk saling menjaga keamanan lingkungan selama ditinggal mudik.
"Bagi warga yang mudik, semoga selamat sampai tujuan dan kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat. Pastikan rumah yang ditinggalkan aman dan lapor ke pengurus lingkungan agar kita bisa saling menjaga keamanan," pesan Rano Karno, mengakhiri sambutannya dengan himbauan untuk menjaga keamanan dan keselamatan bersama.
Suasana Idul Fitri tahun ini di Jakarta memang terasa semarak, bukan hanya karena keramaian dan kebersamaan, tetapi juga karena komitmen pemerintah untuk menciptakan kota yang inklusif dan aman bagi seluruh warganya. Hal ini tercermin dari berbagai program pemberdayaan masyarakat dan himbauan keamanan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Rano Karno.