Tiga Subsektor Ekonomi Kreatif Unggulan Kota Kupang: Kriya, Kuliner, dan Fesyen
Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, memiliki tiga subsektor ekonomi kreatif unggulan yaitu kriya, kuliner, dan fesyen, dengan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki tiga subsektor ekonomi kreatif (ekraf) unggulan yang tengah dikembangkan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kupang, Maria M. Loudoe, pada Selasa, 04 Juli 2023 di Kupang. Ketiga subsektor tersebut adalah kriya (kerajinan tangan), kuliner, dan fesyen, yang menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan bagi ibukota provinsi tersebut.
Hingga akhir Desember 2024, Dispar Kota Kupang telah memverifikasi sebanyak 460 jenis usaha di bidang ekonomi kreatif. Dari jumlah tersebut, sektor kriya mendominasi dengan 147 usaha, diikuti sektor kuliner sebanyak 125 usaha, dan sektor fesyen dengan 43 usaha. Data ini menunjukkan kontribusi signifikan ketiga subsektor ini terhadap perekonomian Kota Kupang.
Potensi yang besar dari ketiga subsektor ini terlihat dari beragam produk yang dihasilkan. Sektor kriya misalnya, menghasilkan berbagai produk seperti tas, dompet, dan aksesoris lainnya yang berbahan dasar tenun. Sementara sektor kuliner menawarkan olahan camilan dan makanan lezat berbahan dasar kelor, yang khas dan unik. Sedangkan sektor fesyen menghadirkan berbagai pilihan pakaian, seperti jas, baju, dan rok, yang memiliki daya tarik tersendiri.
Potensi Besar Ekonomi Kreatif Kota Kupang
Meskipun tiga subsektor tersebut menjadi unggulan, Maria M. Loudoe menekankan pentingnya pengembangan 14 subsektor ekraf lainnya. "Memang tiga produk tersebut menjadi unggulan saat ini, tapi pengembangan subsektor lainnya terus diupayakan karena masih banyak potensi ekraf yang bisa dikembangkan di Kota Kupang," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, pihak Dispar Kota Kupang mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Kupang. Kerjasama dengan pihak swasta, universitas, dan akademisi dianggap krusial untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku ekraf. "Pihak universitas dan akademisi bisa turut berkolaborasi dengan memberikan ilmu-ilmu yang dibutuhkan para pelaku ekraf di Kota Kupang," tambah Maria.
Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan para pelaku ekraf. Dengan demikian, pengembangan ekonomi kreatif di Kota Kupang tidak hanya berfokus pada tiga subsektor unggulan, tetapi juga mencakup seluruh potensi yang ada.
Dukungan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Pemerintah Kota Kupang menyadari pentingnya peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dan fasilitasi terus diberikan kepada para pelaku ekraf, termasuk melalui verifikasi usaha dan upaya pengembangan berbagai subsektor. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif.
Keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif di Kota Kupang tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada peran aktif seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, swasta, akademisi, dan pelaku ekraf sendiri sangat penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Dengan potensi yang besar dan dukungan yang kuat, ekonomi kreatif di Kota Kupang diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. Pengembangan yang berkelanjutan dan inklusif akan memastikan keberlanjutan sektor ini dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kota Kupang.
Ke depannya, diharapkan akan lebih banyak lagi subsektor ekonomi kreatif di Kota Kupang yang dapat dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Dengan dukungan dan kolaborasi yang kuat, potensi ekonomi kreatif Kota Kupang dapat dioptimalkan secara maksimal.