Tim Gabungan Agam Selamatkan Nenek dan Dua Cucu Hilang di Pantai Pasia Tiku
Seorang nenek dan dua cucunya yang hilang di Pantai Pasia Tiku, Agam, Sumatera Barat, berhasil ditemukan oleh tim gabungan setelah pencarian intensif selama beberapa jam.

Tim gabungan berhasil menemukan tiga orang yang dilaporkan hilang di Pantai Pasia Tiku, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Ketiga korban, yakni seorang nenek bernama Sidan (60) dan dua cucunya, Pino (5) dan Nazia (4), ditemukan dalam keadaan selamat setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga saat berlibur di pantai tersebut pada Selasa (1/4). Peristiwa ini terjadi saat libur Idul Fitri 1446 Hijriah. Pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Agam, Kodim 0304 Agam, Polres Agam, keluarga, dan warga sekitar.
Ketiga korban merupakan warga Kampung Pili, Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Mereka diketahui sedang bermain di pantai ketika kejadian. Pino dan Nazia mandi di pantai di bawah pengawasan neneknya, Sidan. Namun, sekitar pukul 16.30 WIB, keluarga tidak lagi melihat keberadaan mereka di tepi pantai, sehingga memicu kepanikan dan pencarian intensif.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Ichwa Pratama Danda, menjelaskan kronologi kejadian dan upaya pencarian yang dilakukan. "Ketiga korban merupakan nenek dan cucu yang berkunjung ke objek wisata itu," kata Ichwa Pratama Danda di Lubuk Basung, Kamis (3/4). Pencarian awal yang dilakukan tim gabungan di sekitar pantai tidak membuahkan hasil. Korban dinyatakan tidak ditemukan pada pencarian awal tersebut.
Pencarian Intensif dan Penemuan yang Menggembirakan
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Kodim 0304 Agam, Polres Agam, serta dibantu oleh keluarga dan warga setempat, melakukan penyisiran secara menyeluruh di sekitar lokasi hilangnya ketiga korban. Upaya pencarian yang dilakukan cukup intensif dan memakan waktu beberapa jam. Namun, keberuntungan akhirnya berpihak pada tim pencari dan keluarga korban.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian, warga setempat justru menemukan ketiga korban di jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang menuju Pasaman Barat. Ketiganya ditemukan dalam keadaan bingung dan terpisah dari lokasi pantai. Kondisi ini menunjukkan kemungkinan mereka tersesat setelah terpisah dari lokasi awal.
Penemuan tersebut tentu saja membawa kabar gembira bagi keluarga dan tim pencari. Setelah ditemukan, warga langsung mengantarkan nenek dan kedua cucunya tersebut ke rumah mereka yang berjarak sekitar 20 kilometer dari lokasi penemuan. "Nenek dan dua cucu itu langsung diantarkan ke rumahnya," tambah Ichwa Pratama Danda.
Himbauan Keselamatan di Objek Wisata
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat mengunjungi objek wisata, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak. Penting bagi orang tua atau wali untuk selalu mengawasi anak-anak mereka, terutama di area pantai yang memiliki potensi bahaya seperti arus laut yang kuat atau kondisi medan yang tidak rata.
Pihak berwenang juga diharapkan untuk meningkatkan upaya pencegahan dan memberikan himbauan keselamatan kepada pengunjung objek wisata. Hal ini dapat berupa pemasangan rambu-rambu peringatan, penyediaan petugas penjaga pantai, atau sosialisasi tentang keselamatan di area pantai. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang.
Insiden ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara berbagai pihak dalam penanggulangan bencana dan pencarian orang hilang. Kerjasama antara BPBD, TNI, Polri, keluarga, dan masyarakat setempat terbukti sangat efektif dan efisien dalam menemukan korban dengan cepat dan selamat.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk senantiasa waspada dan berhati-hati saat berada di tempat wisata. Selain itu, kerjasama dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak sangat penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
Kesimpulan
Penemuan Sidan, Pino, dan Nazia yang hilang di Pantai Pasia Tiku merupakan sebuah kabar baik. Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan anak-anak di tempat wisata dan kerjasama yang baik antar berbagai pihak dalam upaya pencarian dan penyelamatan.