TMMD di Wonolelo Magelang: Semangat Ramadan Bangun Jalan, Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Program TMMD Reguler di Magelang membangkitkan semangat petani Desa Wonolelo dengan membangun akses jalan, mempererat kerjasama TNI-masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga selama bulan Ramadan.

Program TMMD Reguler di Kodim 0705/Magelang telah berhasil membangkitkan semangat para petani di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya peningkatan akses jalan yang selama ini menjadi kendala utama bagi para petani. Pelaksanaan TMMD di bulan Ramadan menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat setempat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.
Pasiter Kodim Magelang, Kapten Kav Sriyanto, menjelaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata keterpaduan antara TNI dan pemerintah daerah. "TMMD juga merupakan bentuk keterpaduan antara TNI bersama pemerintah daerah sebagai upaya terobosan pembangunan di pedesaan dalam meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan warga masyarakat di wilayah," ujar Kapten Kav Sriyanto di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (4/3).
Lebih lanjut, Kapten Sriyanto menekankan bahwa program ini merupakan strategi pemberdayaan masyarakat yang mendorong kerja sama dan gotong royong untuk pembangunan daerah. Keberhasilan TMMD ini tak lepas dari semangat juang para anggota Satgas TMMD dan warga Desa Wonolelo yang tetap bersemangat bekerja meskipun di bulan Ramadan. Semangat kebersamaan ini menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target pembangunan infrastruktur jalan.
Semangat Gotong Royong di Bulan Ramadan
Meskipun berada di bulan Ramadan, semangat anggota Satgas TMMD dan masyarakat Desa Wonolelo tetap tinggi. Mereka bahu membahu membangun akses jalan yang sangat dibutuhkan oleh para petani. Hal ini menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam membangun desa.
Kapten Kav Sriyanto menyampaikan apresiasinya atas semangat kerja keras tersebut. "Tetap semangat dan terus berjuang untuk mencapai target sasaran. Karena sarana jalan ini sangat penting bagi kehidupan warga masyarakat Desa Wonolelo," katanya. Pernyataan ini menegaskan pentingnya infrastruktur jalan bagi perekonomian dan kesejahteraan warga.
Tidak hanya TNI, warga Desa Wonolelo juga turut aktif berpartisipasi dalam pembangunan jalan. Kolaborasi yang harmonis antara TNI dan masyarakat menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Manfaat Pembangunan Jalan bagi Petani Wonolelo
Moh. Amran (54), seorang warga Dusun Windu Sajan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan. "Terima kasih kepada seluruh TNI yang selalu konsisten dan penuh semangat. Tentunya ini menjadi motivasi tersendiri bagi warga agar lebih semangat," ucapnya. Hal ini menunjukkan dampak positif TMMD bagi semangat masyarakat.
Amran juga mengapresiasi kekompakan antara TNI dan warga selama proses pembangunan. Suasana kerja yang penuh canda dan kekeluargaan membuat puasa tidak menjadi penghalang untuk bergotong royong. "Kekompakan antara TNI dan warga sangat nampak terlihat, dengan candaan di sela-sela pengerjaan sehingga hari puasa tidak menjadi suatu penghalang untuk ikut membantu pembangunan," tambahnya.
Ia berharap pembangunan jalan dapat selesai sebelum Lebaran agar warga dapat lebih mudah melakukan silaturahmi. "Mudah-mudahan dengan semangat pembangunan yang kuat, sebelum Lebaran sarana jalan dapat dilalui, agar kami dapat bersilaturahim maupun Lebaran dengan sanak saudara," harap Amran. Harapan ini menunjukkan betapa pentingnya akses jalan bagi mobilitas warga, terutama saat Lebaran.
Program TMMD di Desa Wonolelo tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat. Semangat ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kesejahteraan masyarakat.