Tol Bakter Sepi di Hari Kedua Lebaran 2025: Arus Balik Terpantau Lengang
Arus lalu lintas di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) terpantau lengang di hari kedua Lebaran 2025, meskipun terjadi peningkatan signifikan pada periode arus mudik sebelumnya.

Arus balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung, terpantau sepi pada hari kedua. Pantauan di Lampung Selatan pada Selasa menunjukkan lalu lintas yang melintasi ruas Tol Natar menuju Terbanggi Besar dan berbagai wilayah di Lampung tergolong lengang. Kendaraan yang melintas didominasi kendaraan pribadi dengan plat nomor BE (Lampung), B (Jakarta), dan BG (Sumsel/Palembang).
Kondisi serupa terlihat di Gerbang Tol (GT) Natar. Arus kendaraan menuju Palembang, Bakauheni, Bandarlampung, dan wilayah lainnya di Sumatera juga terpantau sepi. Baik kendaraan bus maupun truk yang melintasi Tol Bakter menuju Palembang dan Bakauheni jumlahnya sangat terbatas.
Kontras dengan kelesuan arus balik, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll mencatat lonjakan signifikan pada periode arus mudik, yaitu antara tanggal 21-29 Maret 2025. Tercatat 384.841 unit kendaraan melintas, meningkat 41,9 persen dibandingkan volume lalu lintas normal. Puncaknya terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025, dengan 52.191 kendaraan melintas, atau meningkat 63,3 persen dari volume normal. "Terhitung sejak H-10 Lebaran, tercatat volume lalu lintas tertinggi pada hari Jumat (28/3) sebanyak 52.191 kendaraan yang melintas di Tol Bakter atau meningkat 63,3 persen dari volume lalu lintas biasa," ungkap Manajer Area Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Andri Pandiko.
Lonjakan Arus Mudik dan Kesiapan Pengelola Jalan Tol
Peningkatan signifikan volume kendaraan selama arus mudik Lebaran 2025 di Tol Bakter telah diantisipasi oleh PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll. Andri Pandiko menjelaskan bahwa PT Hakaaston (HKA), sebagai perusahaan penyedia jasa layanan operasi (JLO) dan pemeliharaan jalan tol, telah menerapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pemudik. Langkah-langkah tersebut kemungkinan mencakup peningkatan petugas, perbaikan jalan, dan penambahan fasilitas pendukung.
Meskipun data resmi mengenai detail langkah-langkah strategis yang diterapkan belum dipublikasikan secara rinci, fokus utama tetap pada kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol. Hal ini menunjukkan komitmen pengelola jalan tol untuk memberikan pelayanan optimal, terutama selama periode peningkatan volume kendaraan seperti saat mudik Lebaran.
Data peningkatan volume kendaraan selama periode arus mudik menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan Tol Bakter sebagai jalur utama perjalanan mudik. Namun, kondisi arus balik yang sepi di hari kedua Lebaran ini perlu dikaji lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Analisa Kondisi Arus Balik Tol Bakter
Sepinya arus balik di Tol Bakter pada hari kedua Lebaran 2025 menjadi fenomena yang menarik untuk dianalisis. Beberapa faktor potensial dapat menjadi penyebabnya, antara lain: perubahan pola perjalanan masyarakat, waktu libur yang lebih panjang, atau bahkan faktor-faktor eksternal lainnya yang mempengaruhi keputusan perjalanan. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami tren ini dan dampaknya terhadap perencanaan lalu lintas di masa mendatang.
Perlu diperhatikan bahwa data yang tersedia hanya mencakup periode tertentu. Pengamatan lebih lanjut selama beberapa hari ke depan diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi arus balik Lebaran 2025 di Tol Bakter. Informasi ini penting untuk evaluasi kinerja pengelola jalan tol dan perencanaan manajemen lalu lintas di masa depan.
Kesimpulannya, meskipun terjadi lonjakan signifikan pada arus mudik, arus balik di Tol Bakter pada hari kedua Lebaran 2025 terpantau sepi. Perlu dilakukan kajian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan signifikan antara arus mudik dan arus balik ini.