Trivia: Bank Daerah Jadi Kunci! Gubernur NTB Dorong REI Bangun Perumahan Ramah Sosial dan Lingkungan
Gubernur NTB mendorong Real Estate Indonesia (REI) memanfaatkan bank daerah untuk membangun perumahan ramah sosial dan lingkungan. Langkah ini diharapkan menciptakan ekosistem sosial yang inklusif.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengajak Real Estate Indonesia (REI) NTB untuk berkolaborasi secara strategis. Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan bank daerah dalam pembangunan perumahan yang inovatif. Tujuannya adalah menciptakan hunian yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bersahabat secara sosial. Ajakan penting ini disampaikan dalam acara Gebyar KPR Merdeka REI NTB Property Expo 2025. Acara tersebut berlangsung meriah di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram, pada hari Sabtu.
Iqbal secara khusus menekankan pentingnya pembangunan yang 'business friendly' dengan dukungan penuh dari Bank NTB Syariah dan BPR NTB. Bank NTB Syariah dinilai memiliki kepemimpinan yang kuat, berlatar belakang ritel yang mumpuni. Hal ini menjadi modal krusial untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan di masa depan. Pemerintah daerah mendorong terciptanya kerja sama sehat antara REI dan bank-bank lokal.
Selain aspek finansial, Gubernur juga menyoroti tanggung jawab sosial para pengembang properti. Pembangunan perumahan harus secara cermat menghindari area rawan bencana, seperti bantaran sungai. Langkah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan keselamatan calon penghuni. Keselarasan antara pembangunan dan alam menjadi perhatian utama.
Kolaborasi Strategis dengan Bank Daerah
Gubernur Iqbal secara tegas mendorong pemanfaatan Bank NTB Syariah dan BPR NTB sebagai mitra utama pengembang. Kedua bank daerah ini diharapkan menjadi tulang punggung finansial bagi proyek-proyek perumahan. Tujuannya adalah mendukung inovasi dan percepatan pembangunan hunian di seluruh wilayah NTB.
Potensi kemitraan antara REI dan Bank NTB Syariah dinilai sangat besar untuk menghasilkan model bisnis yang menguntungkan. Kepemimpinan baru Bank NTB Syariah dengan visi ritelnya diharapkan mampu membuka peluang baru. Gubernur berharap kerja sama ini dapat menciptakan sinergi positif yang berkelanjutan. Sinergi tersebut akan mempercepat pembangunan perumahan yang berkualitas.
Ketua REI NTB, Hery Jaya Athmaja, mengonfirmasi dukungan kuat dari sejumlah bank mitra, termasuk Bank NTB Syariah. Dukungan ini sangat vital bagi kesuksesan Gebyar KPR Merdeka. Hal ini menunjukkan komitmen bersama antara sektor properti dan perbankan lokal.
Perumahan Ramah Sosial dan Lingkungan
Gubernur Iqbal secara konsisten menekankan pentingnya aspek lingkungan dalam setiap pembangunan perumahan. Pembangunan tidak boleh mengabaikan keberadaan bantaran sungai atau kawasan rawan bencana lainnya. Ini adalah bentuk nyata dari tanggung jawab sosial pengembang terhadap kelestarian alam. Perumahan yang aman, lestari, dan berkelanjutan menjadi prioritas utama.
Aspek "ramah sosial" juga menjadi sorotan utama dalam arahan Gubernur. Perumahan tidak boleh berdiri sebagai entitas yang mengisolasi diri dari masyarakat sekitar. Sebaliknya, setiap perumahan harus diintegrasikan sebagai bagian integral dari ekosistem sosial yang utuh. Tujuannya agar semua pihak merasa memiliki dan dapat tumbuh bersama dalam harmoni.
Hery Jaya Athmaja dari REI NTB menyambut baik saran dan arahan dari Gubernur. Pihaknya berkomitmen penuh untuk membangun rumah yang berkualitas tinggi bagi masyarakat. Mereka ingin memastikan pembeli merasa puas dan tidak menyesal setelah membeli properti. Rumah adalah investasi jangka panjang yang krusial untuk kehidupan.
Target dan Komitmen REI NTB
Gebyar KPR Merdeka REI NTB Property Expo 2025 menargetkan transaksi penjualan yang ambisius. Targetnya adalah mencapai 2.000 unit rumah, mencakup baik segmen subsidi maupun komersial. Sebanyak 26 pengembang perumahan terbaik turut serta aktif dalam pameran bergengsi ini.
Pameran ini akan digelar di tiga lokasi strategis berbeda untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Dimulai di Kota Mataram pada 16-17 Agustus, kemudian berlanjut ke Sumbawa Besar dan Kota Bima pada September 2025. Expo di Pulau Sumbawa diproyeksikan menjadi pameran perumahan terbesar yang pernah ada di NTB.
REI NTB secara tegas menyatakan komitmennya untuk mematuhi semua aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Kepatuhan ini berlaku mutlak untuk pembangunan perumahan subsidi maupun komersial. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, REI NTB juga menyerahkan bantuan bedah rumah secara simbolis. Bantuan ini diberikan kepada Inaq Saknah, seorang warga lanjut usia yang rumahnya rusak parah akibat banjir di Mataram.