Google Perangi Judi Online: AI dan Machine Learning Jadi Senjata Utama
Google Indonesia ungkapkan strategi penggunaan kecerdasan buatan dan machine learning untuk memblokir situs dan konten judi online di YouTube dan layanannya, berhasil menurunkan akses judi online hingga 75 persen di Indonesia pada 2023.

Jakarta, 18 Februari 2024 - Perkembangan judi online di Indonesia menjadi perhatian serius, tak terkecuali bagi Google. Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Indonesia, Putri Alam, baru-baru ini memaparkan strategi perusahaan dalam mengatasi maraknya komentar dan konten judi online di YouTube dan layanan Google lainnya.
Salah satu senjata utama Google dalam melawan judi online adalah pemanfaatan teknologi machine learning. Teknologi ini berperan penting dalam mendeteksi dan memblokir komentar-komentar mencurigakan yang seringkali disebarluaskan oleh bot. Putri Alam menjelaskan, "Namanya juga teknologi ya, harus terus berkembang juga dengan seiring makin lihai-lihainya, trik-trik yang digunakan oleh pelaku-pelaku jahat. Machine learning kita harus belajar supaya bisa lebih responsif seperti ini." Pernyataan ini disampaikan saat Putri Alam hadir dalam acara Bulan Keamanan Berinternet 2025 di Kementerian Kominfo.
Teknologi Canggih Melawan Ancaman Digital
Google tidak hanya mengandalkan machine learning di YouTube. Teknologi kecerdasan buatan (AI) serupa juga diterapkan pada layanan lain seperti Google Search. Sebagai tambahan proteksi, Google Search dilengkapi dengan Google Safe Browsing. Fitur ini berfungsi untuk mendeteksi dan melindungi pengguna dari berbagai ancaman siber, termasuk phishing, malware, dan scam, termasuk situs-situs yang mempromosikan judi online.
Efektivitas teknologi ini terlihat dari hasil yang signifikan. Google berhasil memblokir setidaknya 100.000 situs judi online yang berisi spam setiap minggunya. Bahkan, sepanjang tahun lalu, Google berhasil memblokir sekitar 1,5 juta iklan terkait judi di Indonesia. Berkat upaya ini, akses pengguna ke situs judi online di Indonesia dilaporkan menurun hampir 75 persen pada tahun 2023.
Kolaborasi untuk Lingkungan Online yang Aman
Meskipun Google telah menerapkan teknologi canggih dalam memerangi judi online, Putri Alam menyadari bahwa masih ada celah yang perlu ditutup. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan online yang lebih aman dan terbebas dari ancaman judi online. "Kami sadar, sekali lagi, ini adalah upaya berkelanjutan yang perlu kerja sama dari semua pihak untuk membangun lingkungan online yang lebih aman," ujarnya.
Kesimpulannya, Google aktif menggunakan teknologi machine learning dan AI untuk melawan judi online. Meskipun telah berhasil menurunkan akses judi online secara signifikan, upaya ini membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dari berbagai pihak untuk menciptakan internet yang lebih aman bagi pengguna di Indonesia.
Keberhasilan Google dalam mengurangi akses judi online hingga 75% pada 2023 menunjukkan dampak positif dari strategi ini. Namun, perkembangan teknologi dan metode yang digunakan pelaku judi online juga terus berkembang, sehingga dibutuhkan adaptasi dan inovasi berkelanjutan dari Google dan pihak terkait.