Silaturahmi Lebaran: Menekraf Riefky Tegaskan Pentingnya Kebersamaan Nasional
Menekraf Riefky Harsya menekankan pentingnya silaturahmi Idul Fitri untuk memperkuat kebersamaan nasional dan mendorong kreativitas Indonesia, usai menghadiri acara di Istana Negara bersama Presiden Prabowo.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya beserta Wakil Menekraf Irene Umar dan jajaran kementerian, termasuk keluarga mereka, menghadiri acara silaturahmi Idul Fitri yang diselenggarakan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada 31 Maret 2025. Acara ini dihadiri pula oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Dalam keterangan persnya, Menekraf Riefky menyampaikan pesan pentingnya momen Lebaran untuk memperkuat silaturahmi, tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga antar lembaga pemerintahan. Ia menekankan, "Di momen penuh berkah ini, saya selaku Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif bersama seluruh jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Mari kita rayakan hari kemenangan ini dengan hati yang bersih, perkuat silaturahmi, dan manfaatkan momen lebaran bersama orang-orang terkasih agar terasa menyenangkan." Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membangun harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti yang tertuang dalam Asta Cita nomor 8.
Lebih lanjut, Menekraf Riefky berharap momentum Lebaran dapat menjadi pendorong semangat baru untuk memajukan ekonomi kreatif Indonesia. Ia menambahkan, "Setelah Lebaran, saatnya kita bangun semangat baru dengan ide-ide kreatif yang lebih segar. Kita bangun ekonomi kreatif yang lebih berkualitas, inklusif, dan berdaya saing. Bersama kita dukung kreativitas-kreativitas anak bangsa untuk Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045."
Pentingnya Silaturahmi untuk Kebersamaan Nasional
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya turut menekankan makna Idul Fitri sebagai momen suci untuk saling memaafkan dan mempererat tali persaudaraan. Beliau mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan Idul Fitri sebagai kekuatan dalam memperkokoh persatuan dan membangun masa depan Indonesia yang lebih adil dan makmur. Hal ini sejalan dengan pesan Menekraf Riefky tentang pentingnya kebersamaan untuk kemajuan bangsa.
Acara silaturahmi di Istana Negara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun harmoni dan kebersamaan. Kehadiran Menekraf Riefky beserta keluarga juga menunjukan partisipasi aktif dalam memperkuat ikatan sosial dan kebangsaan.
Presiden Prabowo, didampingi putranya Didit Hediprasetyo, secara langsung menyambut para tamu yang hadir. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat dalam acara tersebut, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan yang ingin dibangun.
Shalat Idul Fitri dan Komitmen Kebangsaan
Sebelum menghadiri acara di Istana Negara, Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran, dan Menekraf Riefky telah melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal. Hal ini menunjukkan komitmen mereka dalam menjalankan ibadah dan memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai dasar dalam membangun bangsa.
Tradisi Shalat Idul Fitri bersama dan acara silaturahmi di Istana Negara menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah berupaya untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban.
Partisipasi aktif Menekraf Riefky dalam acara tersebut menunjukkan komitmen Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun selama Lebaran, diharapkan Indonesia dapat semakin maju dan mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.
Semangat silaturahmi dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh para pemimpin bangsa ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia untuk saling menghargai, menghormati, dan bekerja sama dalam membangun negara.