1.234 Peserta Ikuti Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 2025
Sebanyak 1.234 peserta mengikuti seleksi tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2025 di Jeddah dan Madinah, guna memastikan pelayanan optimal bagi jemaah haji.
Kementerian Agama (Kemenag) telah menggelar ujian seleksi tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1446 H/2025 M. Sebanyak 1.234 peserta mengikuti seleksi ketat ini, setelah sebelumnya 1.380 pendaftar dinyatakan lolos verifikasi. Seleksi tersebut dilaksanakan di Jeddah dan Madinah, meliputi Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara, guna memastikan terpilihnya petugas haji yang berkompeten dan berdedikasi.
Proses pendaftaran seleksi tenaga pendukung PPIH dibuka pada 14-20 Februari 2025. Dari total pendaftar, 1.234 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti tahap seleksi selanjutnya. Seleksi di Jeddah berlangsung pada 24 dan 25 Februari 2025 dengan diikuti 740 peserta, sementara seleksi di Madinah akan dilaksanakan pada 26 dan 27 Februari 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 494 orang. Hal ini disampaikan langsung oleh Konjen RI di Jeddah, Yusron Ambary.
Menurut Yusron Ambary, seleksi ini merupakan bagian dari upaya Kemenag untuk mendapatkan petugas haji yang benar-benar berkomitmen melayani jemaah. "Kalau diterima, niatnya diluruskan untuk melayani tamu Allah," tegas Yusron, menekankan pentingnya niat tulus dalam menjalankan tugas suci ini. Proses seleksi yang ketat ini diharapkan dapat menghasilkan tenaga pendukung PPIH yang profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah haji.
Seleksi Ketat, Pastikan Layanan Haji Optimal
Direktur Bina Haji, Musta’in Ahmad, menjelaskan bahwa tenaga pendukung PPIH yang terpilih nantinya akan ditempatkan di berbagai sektor pelayanan haji. Mereka harus siap ditempatkan di berbagai lokasi dan memiliki komitmen tinggi dalam melayani jemaah. "Ibarat tepung (tenaga pendukung) selalu tersebar saat digunakan untuk membuat makanan, tepung PPIH juga harus siap menyebar bekerja secara total melayani tamu Allah," jelas Musta’in, menggunakan analogi yang mudah dipahami.
Beliau menambahkan bahwa meskipun tugasnya berat, para tenaga pendukung harus tetap semangat dan memberikan pelayanan terbaik. "Dalam kerja keras melayani tamu Allah, tepung tetap harus melakukannya dengan happy. Seperti orang yang tangannya banyak tepung saat membuat makanan, mereka juga selalu tepuk tangan," ujarnya, menekankan pentingnya semangat dan dedikasi dalam menjalankan tugas.
Para tenaga pendukung nantinya akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis, meliputi Daerah Kerja Bandara, Daerah Kerja Madinah, dan Daerah Kerja Makkah. Penempatan ini bertujuan untuk memastikan tersedianya tenaga pendukung yang cukup dan terdistribusi merata di seluruh lokasi pelayanan jemaah haji.
Pengumuman Hasil dan Tahap Selanjutnya
Musta’in Ahmad juga menyampaikan bahwa pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 2 Maret 2025. Setelah pengumuman, akan dilanjutkan dengan proses verifikasi berkas faktual dan penentuan penugasan masing-masing tenaga pendukung. Proses ini memastikan bahwa semua administrasi dan kelengkapan dokumen sudah terpenuhi sebelum para tenaga pendukung resmi menjalankan tugasnya.
Dengan demikian, proses seleksi tenaga pendukung PPIH Arab Saudi 2025 ini diharapkan dapat menghasilkan tim yang solid dan profesional, siap memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji. Kemenag berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji setiap tahunnya, dan seleksi ketat ini merupakan salah satu wujud komitmen tersebut.
Proses seleksi yang transparan dan adil diharapkan dapat menjaring calon-calon tenaga pendukung PPIH yang terbaik dan berkomitmen tinggi untuk melayani jemaah haji. Semoga para tenaga pendukung yang terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025.