36 Personel Damkar Kota Bengkulu Padamkan Kebakaran Rumah Warga
Kebakaran rumah warga di Kelurahan Anggut Atas, Bengkulu, berhasil dipadamkan oleh 36 personel Damkar dengan 9 mobil pemadam, meskipun rumah tersebut hangus terbakar.
Pada Selasa, 25 Februari 2025, sebuah kebakaran terjadi di rumah Azwar Riyanto (39) di Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Kejadian ini mengakibatkan rumah tersebut hangus terbakar. Api diduga berasal dari dapur, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Sebanyak 36 personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu dikerahkan untuk memadamkan api, dibantu sembilan mobil pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah, menjelaskan bahwa lima pos dan lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan, ditambah dengan mobil rescue. Total 9 mobil dan 36 personel dikerahkan untuk memastikan api dapat dipadamkan dengan cepat dan efektif. Upaya pemadaman dan pendinginan yang dilakukan berhasil mencegah api merambat ke rumah-rumah tetangga.
Meskipun rumah Azwar Riyanto hangus terbakar, hanya menyisakan dinding, petugas Damkar berhasil melokalisir api sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lain. Kecepatan respons dan tindakan tepat dari tim Damkar dinilai sangat penting dalam mencegah kerugian yang lebih besar.
Kebakaran Diduga Berasal dari Dapur
Menurut keterangan Yuliansyah, informasi awal yang diterima menyebutkan api pertama kali muncul dari dapur rumah korban. "Kami menerima informasi dari tetangga, api pertama kali muncul dari dapur dan kalau dilihat dari kondisi memang dari dapur. Tapi untuk penyebabnya apa karena kompor ataupun listrik arus pendek, kami masih belum tahu," ujar Yuliansyah. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Meskipun titik awal api diduga dari dapur, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran, apakah karena korsleting listrik, kompor yang lupa dimatikan, atau faktor lainnya. Petugas akan memeriksa secara detail lokasi kejadian untuk mencari bukti-bukti yang mendukung penyelidikan.
Setelah proses pemadaman selesai, tim Damkar melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali api. Proses ini penting untuk mencegah potensi kebakaran susulan dan memastikan keamanan lingkungan sekitar.
Imbauan Keselamatan dari Dinas Damkar
Menyikapi kejadian ini, Yuliansyah mengimbau masyarakat Kota Bengkulu untuk selalu waspada dan memastikan keamanan rumah mereka, terutama saat meninggalkan rumah. "Pastikan semua colokan listrik terlepas, kompor dalam keadaan mati dan selang regulatornya juga sudah dilepas, serta tidak meninggalkan benda-benda yang berpotensi terbakar atau meledak di dalam rumah, seperti petasan, kembang api, korek gas, dan lainnya," pesannya.
Imbauan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa mendatang. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat akan sangat membantu mengurangi angka kejadian kebakaran di Kota Bengkulu.
Langkah-langkah pencegahan kebakaran yang sederhana, seperti memastikan kompor dan listrik dimatikan sebelum meninggalkan rumah, dapat mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.
Data Kebakaran di Kota Bengkulu Tahun 2024
Dinas Damkar Kota Bengkulu mencatat ratusan kasus kebakaran sepanjang tahun 2024. Jenis kebakaran yang terjadi beragam, mulai dari kebakaran rumah, ruko, hingga kebakaran lahan. Beberapa penyebab kebakaran yang tercatat antara lain korsleting listrik, pembakaran sampah, dan percikan bunga api yang mengenai bahan mudah terbakar.
Data ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan kebakaran secara komprehensif. Selain imbauan kepada masyarakat, perlu juga ditingkatkan upaya pemeliharaan instalasi listrik dan edukasi tentang bahaya kebakaran kepada masyarakat.
Dengan adanya data ini, diharapkan dapat menjadi acuan dalam menyusun strategi pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang lebih efektif di Kota Bengkulu.
Kejadian kebakaran di rumah Azwar Riyanto menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk selalu waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran di rumah masing-masing. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan masyarakat Kota Bengkulu dapat hidup dengan lebih aman dan nyaman.