Arus Balik di Jalur Selatan Jateng Meningkat, Polisi Siaga Atur Lalu Lintas
Peningkatan arus balik dari Yogyakarta menuju Jakarta via jalur selatan Jawa Tengah mulai terlihat, polisi Banyumas siaga atur lalu lintas.
Kepolisian Resor Kota Banyumas melaporkan peningkatan arus balik kendaraan dari Yogyakarta menuju Jakarta melalui jalur selatan Jawa Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Banyumas. Peningkatan ini mulai terlihat pada Kamis sore, 3 April 2024. Komisaris Polisi Harman R Sitorus, Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Banyumas, menyatakan bahwa peningkatan volume kendaraan di jalur selatan ini diperkirakan akan berlangsung hingga Minggu malam.
Meskipun belum dapat memprediksi puncak arus balik, pihak kepolisian tetap bersiaga penuh. Seluruh petugas di bawah komando Komisaris Besar Polisi Ari Wibowo, Kepala Polresta Banyumas, siap mengatur dan mengurai kemacetan yang mungkin terjadi. Strategi-strategi yang telah disiapkan Korps Lalu Lintas Polri dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah akan diterapkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, koordinasi intensif dilakukan dengan Polres Brebes, Polres Purbalingga, dan Polres Pemalang. Koordinasi ini meliputi kesiapsiagaan dan perencanaan rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan penerapan sistem satu arah atau lawan arah lokal di ruas Ajibarang-Bumiayu. Namun, hingga saat ini belum ada rencana pengalihan arus kendaraan menuju Tol Pemalang melalui Purbalingga.
Peningkatan Arus Balik di Ajibarang
Di Ajibarang, petugas Pos Pengamanan Idul Fitri 2025 telah sigap memasang barikade di Simpang SPBU Ajibarang. Hal ini dilakukan sebagai respon terhadap peningkatan volume kendaraan dari arah Wangon (jalur selatan) dan Purwokerto (jalur tengah) yang menuju jalur pantura atau Tol Pejagan melalui ruas Ajibarang-Bumiayu. Pemasangan barikade bertujuan untuk mencegah kendaraan dari arah Bumiayu yang hendak menuju jalur selatan berbelok di Simpang SPBU Ajibarang, dan mengarahkan mereka melalui Simpang Taman Kota Ajibarang.
Langkah antisipasi ini menunjukkan kesiapan pihak kepolisian dalam menghadapi peningkatan arus balik. Dengan adanya koordinasi antar polres dan strategi yang terencana, diharapkan arus balik di jalur selatan Jawa Tengah dapat berjalan lancar dan terkendali.
Pihak kepolisian terus memantau situasi dan akan melakukan penyesuaian strategi sesuai dengan perkembangan di lapangan. Prioritas utama adalah memastikan keselamatan dan keamanan para pemudik yang tengah melakukan perjalanan balik.
"Arus balik (milir, red) di Banyumas sore ini mulai ada peningkatan volume kendaraan yang melintasi jalur selatan Jateng," kata Kasatlantas Polresta Banyumas, Kompol Harman R Sitorus.
Antisipasi Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas
Polisi menyatakan akan menerapkan strategi-strategi yang telah disiapkan Korps Lalu Lintas Polri dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah. Koordinasi dengan polres di wilayah sekitar juga terus dilakukan untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi kepadatan lalu lintas.
Kemungkinan rekayasa lalu lintas, seperti penerapan sistem satu arah atau lawan arah lokal di ruas Ajibarang-Bumiayu, akan dipertimbangkan jika terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Keputusan ini akan diambil setelah melihat perkembangan situasi di lapangan.
"Itu akan dilakukan nanti setelah melihat perkembangan peningkatan arus kendaraan di ruas Ajibarang-Bumiayu," jelas Kasatlantas.
Untuk sementara, belum ada rencana pengalihan arus kendaraan menuju Tol Pemalang melalui Purbalingga. Pihak kepolisian masih terus memantau dan berkoordinasi untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.
Kesimpulan
Peningkatan arus balik di jalur selatan Jawa Tengah telah terpantau dan pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Koordinasi antar instansi dan kesiapan petugas di lapangan menjadi kunci dalam memastikan kelancaran arus balik dan keselamatan para pemudik.