DLH DKI Jakarta Siap Siagakan Petugas Kebersihan 24 Jam di Taman
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memastikan kesiapan petugas kebersihan bekerja tiga sif jika operasional taman di Ibu Kota beroperasi selama 24 jam.
Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, Bagaimana? Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kebersihan taman-taman di Jakarta jika nantinya diberlakukan operasional 24 jam. Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan petugas kebersihan yang akan bekerja selama tiga sif, yaitu pagi, siang, dan malam. Hal ini diungkapkan pada Kamis, 27 Februari 2024, di Jakarta, sebagai respon atas rencana Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk membuka beberapa taman selama 24 jam. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi warga Jakarta yang ingin menikmati fasilitas taman kapan saja.
Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi peningkatan jumlah pengunjung dan sampah yang mungkin dihasilkan. DLH berkomitmen untuk menjaga kebersihan taman meskipun terdapat pedagang kaki lima di sekitar area tersebut. Asep Kuswanto menegaskan komitmen DLH untuk memastikan kebersihan tetap terjaga, bahkan dengan operasional taman selama 24 jam.
Persiapan ini merupakan langkah proaktif DLH untuk mendukung program Gubernur DKI Jakarta. Dengan menyiagakan petugas kebersihan selama 24 jam, diharapkan kenyamanan dan kebersihan taman tetap terjaga, sehingga warga Jakarta dapat menikmati fasilitas publik tersebut dengan maksimal. Hal ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Keseriusan DLH DKI dalam Menjaga Kebersihan Taman
Asep Kuswanto menekankan kesiapan DLH dalam menghadapi kemungkinan operasional taman selama 24 jam. "Kami sudah menyiapkan petugas yang akan bertugas 24 jam, terbagi dalam shift pagi, siang, dan malam. Itu nanti akan kami berlakukan apabila operasional taman sudah 24 jam," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen DLH untuk memastikan kebersihan taman tetap terjaga, terlepas dari jam operasionalnya.
DLH juga menjamin kebersihan taman meskipun terdapat pedagang kaki lima. Pihaknya akan melakukan penanganan kebersihan secara intensif di seluruh taman yang akan dibuka selama 24 jam. "Saya sudah perintahkan ke jajaran kami di Dinas LH, tolong lakukan penanganan kebersihan ke seluruh taman yang memang nantinya akan menjadi dibuka selama 24 jam. Kami berani menjamin bahwa walaupun Taman dibuka 24 jam, itu kebersihannya tetap akan kami jaga," tegas Asep.
Dengan adanya jaminan kebersihan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman dan aman menggunakan fasilitas taman yang telah disediakan. Kebersihan taman menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.
Kebersihan taman akan tetap dijaga dengan ketat meskipun ada PKL. Hal ini menunjukkan kesiapan DLH dalam mengelola kebersihan taman dengan operasional 24 jam. DLH berkomitmen untuk memastikan kenyamanan warga Jakarta dalam menikmati fasilitas taman.
Taman yang Akan Dibuka 24 Jam
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk membuka beberapa taman di Jakarta selama 24 jam. Namun, tidak semua taman akan menerapkan kebijakan ini. Hanya taman-taman yang infrastrukturnya sudah siap yang akan diprioritaskan.
Beberapa taman yang disebutkan sebagai kandidat untuk operasional 24 jam antara lain Taman Literasi Martha Tiahahu, Banjir Kanal Timur, dan Taman Langsat Jakarta Selatan. Pemilihan taman-taman ini didasarkan pada kesiapan infrastruktur pendukung, seperti akses transportasi publik dan fasilitas lainnya.
Pada tahap awal, hanya lima taman yang akan diprioritaskan untuk operasional 24 jam. Pemilihan ini mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan aksesibilitas. "Kenapa baru lima, karena kami sudah melihat dari yang ada itu ternyata baru lima ini infrastrukturnya siap, ada fasilitas transportasi publiknya yang kemudian gampang untuk dijangkau. Kemudian di taman itu ada tempat untuk mengekspresikan tempat bertemu dan sebagainya," jelas Pramono.
Pemilihan kelima taman tersebut menunjukkan perencanaan yang matang dari pemerintah daerah. Prioritas diberikan pada taman yang memiliki infrastruktur memadai untuk menunjang operasional 24 jam, sehingga kenyamanan dan keamanan pengunjung tetap terjaga.
Dengan adanya rencana operasional 24 jam ini, diharapkan masyarakat dapat lebih leluasa menikmati fasilitas taman di Jakarta. Pemerintah DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kualitas ruang publik untuk kenyamanan warga.
Rencana ini menunjukan komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas publik yang berkualitas bagi masyarakat. Keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan taman.