Jalan Pantura Jabar-Jateng dalam Kondisi Bagus, Kementerian PU Siap Lakukan Preservasi Pasca Lebaran 2025
Menteri PU memastikan kondisi jalan nasional Pantura Jawa Barat-Jawa Tengah bagus, namun preservasi jalan akan dilakukan setelah Lebaran 2025 untuk menjaga kemantapan jalan nasional.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan bahwa kondisi jalan nasional jalur Pantura dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah dalam kondisi baik. Peninjauan langsung dilakukan pada Jumat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sebagian dari kunjungan susur mudik jalur Pantura. Meskipun demikian, beberapa titik jalan sudah mulai bergelombang, meskipun lubang-lubang jalan sudah ditangani.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri PU saat meninjau kondisi jalan dan arus mudik di jalur Pantura. Kunjungan tersebut juga mencakup peninjauan Posko Mudik Lebaran Kementerian PU yang tersebar di sepanjang jalur Pantura. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal demi kenyamanan pengguna jalan.
Preservasi jalan nasional tetap menjadi prioritas Kementerian PU, meskipun ada penghematan anggaran. Anggaran untuk program preservasi jalan nasional sudah dialokasikan dan akan dilaksanakan setelah periode mudik dan balik Lebaran 2025. Hal ini untuk memastikan pekerjaan preservasi dapat dilakukan secara optimal tanpa mengganggu kelancaran arus mudik dan balik.
Kondisi Jalan Pantura dan Rencana Preservasi
Menteri PU menekankan bahwa kondisi jalan Pantura secara umum masih "oke". Meskipun demikian, pihak Kementerian PU telah menganggarkan dana untuk melakukan preservasi jalan, baik skala menengah maupun berat, tergantung kondisi jalan masing-masing segmen. Preservasi ini akan dilakukan setelah periode Lebaran 2025.
Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, menambahkan bahwa Kementerian PU terus melakukan perbaikan jalan nasional, termasuk jalur Pantura dari Jakarta hingga Banyuwangi. Perbaikan ini bertujuan untuk memastikan jalan tetap fungsional dan aman, terutama dalam rangka menyambut musim mudik Lebaran.
Data dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta menunjukkan bahwa sejak awal Januari 2025 hingga 17 Februari 2025, telah dilakukan penanganan perbaikan perkerasan jalan di wilayah Pantura Barat (Pemalang - Pekalongan - Batang - Weleri). Tercatat sekitar 4.409 titik lubang telah ditangani secara rutin.
Komitmen Pemerintah dalam Pemeliharaan Jalan Nasional
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penguatan preservasi jalan nasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap terjaga dan aman bagi pengguna jalan. Meskipun ada penghematan anggaran, pemeliharaan jalan nasional tetap menjadi prioritas.
Penanganan jalan di jalur Pantura merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik. Perbaikan jalan secara berkala dan terencana menjadi kunci dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional.
Dengan adanya rencana preservasi pasca Lebaran 2025, diharapkan kondisi jalan Pantura akan tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Komitmen pemerintah dalam pemeliharaan infrastruktur jalan menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Kementerian PU menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga infrastruktur jalan nasional tetap dalam kondisi baik. Hal ini penting untuk menunjang kelancaran transportasi dan perekonomian di Indonesia.
Kesimpulan
Kondisi jalan nasional Pantura Jawa Barat-Jawa Tengah saat ini terpantau dalam kondisi baik. Namun, Kementerian PU telah menyiapkan anggaran dan merencanakan preservasi jalan secara menyeluruh setelah musim mudik Lebaran 2025 untuk memastikan jalan tetap dalam kondisi prima dan aman bagi pengguna jalan.