Kemendukbangga dan Baznas Kolaborasi Atasi Stunting Lewat Program Sedekah Genting
Kementerian PPPA dan Baznas berkolaborasi dalam program Sedekah Genting untuk menurunkan angka stunting di Indonesia melalui bantuan nutrisi, non-nutrisi, akses air bersih, dan edukasi.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemendukbangga) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) resmi bekerja sama untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Baznas, Jakarta Timur, Kamis (28/2). Kerja sama ini difokuskan pada program Sedekah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), sebuah program yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang berisiko mengalami stunting.
Program Sedekah Genting memanfaatkan dana zakat dan donasi dari masyarakat untuk membantu keluarga rentan stunting. Bantuan yang diberikan meliputi nutrisi, non-nutrisi, akses air bersih, dan edukasi. Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Sukaryo Teguh Santoso, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan. "Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting ini merupakan kepedulian kita bersama sesuai dengan imbauan Pak Menteri Wihaji, mengajak semua pihak untuk peduli pada upaya perwujudan sumber daya manusia ke depan melalui upaya pencegahan stunting," ujar Teguh dalam keterangan resmi.
Kerja sama ini bukan yang pertama kali dilakukan antara Kemendukbangga/BKKBN dan Baznas. Kedua lembaga ini telah memiliki rekam jejak kerja sama dalam program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, dan percepatan penurunan stunting. Teguh menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam mengatasi stunting, mengingat kemampuan pemerintah hanya mampu menangani 30 persen dari permasalahan ini. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai target penurunan stunting yang lebih signifikan.
Kolaborasi Baznas dan Kemendukbangga: Sinergi untuk Generasi Sehat
Baznas berperan aktif dalam penggalangan dana, promosi, dan pendistribusian bantuan kepada keluarga yang membutuhkan. Deputi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, M Imdadun Rahmat, optimistis program Sedekah Genting dapat berkontribusi besar dalam menurunkan angka stunting. "Kita berharap gerakan Sedekah Genting bisa berkontribusi lebih kepada penyelesaian masalah stunting di negeri kita," kata Rahmat. Ia mengajak para muzaki untuk berpartisipasi sebagai orang tua asuh dalam program ini, dengan target penurunan angka stunting hingga 5 persen pada tahun 2025.
Program Sedekah Genting merupakan program unggulan Kemendukbangga/BKKBN yang mengedepankan semangat gotong royong. Program ini mengajak masyarakat untuk secara aktif terlibat dalam pencegahan stunting dengan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang membutuhkan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan lembaga filantropi seperti Baznas, diharapkan program ini dapat mencapai dampak yang lebih luas dan efektif dalam mengatasi masalah stunting di Indonesia.
Bantuan yang diberikan melalui program Sedekah Genting akan disalurkan langsung kepada keluarga yang membutuhkan melalui jaringan yang dimiliki oleh Baznas dan Kemendukbangga/BKKBN di seluruh Indonesia. Hal ini memastikan bantuan tepat sasaran dan terdistribusi secara merata. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana juga menjadi prioritas utama dalam program ini.
Mekanisme Bantuan dan Sasaran Program Sedekah Genting
Program Sedekah Genting memberikan bantuan dalam berbagai bentuk, yaitu:
- Bantuan Nutrisi: Pemberian makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.
- Bantuan Non-Nutrisi: Bantuan berupa perlengkapan dan kebutuhan lainnya yang mendukung tumbuh kembang anak.
- Bantuan Akses Air Bersih: Memastikan akses air bersih untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.
- Bantuan Edukasi: Penyuluhan dan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya gizi, kesehatan, dan pola asuh anak.
Sasaran program ini adalah keluarga yang memiliki anak balita dengan risiko stunting. Identifikasi keluarga sasaran dilakukan melalui kerjasama dengan petugas kesehatan dan kader di lapangan. Dengan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif, diharapkan program Sedekah Genting dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya penurunan angka stunting di Indonesia.
Kerja sama antara Kemendukbangga dan Baznas dalam program Sedekah Genting menandai komitmen bersama untuk mengatasi masalah stunting. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kerjasama antar lembaga pemerintah dan swasta dalam mengatasi masalah sosial di Indonesia. Dengan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, Indonesia dapat mewujudkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas.