Lapas Pohuwato Dipadati Keluarga Warga Binaan saat Lebaran
Ratusan keluarga warga binaan memadati Lapas Kelas IIB Pohuwato, Gorontalo, pada hari kedua Lebaran untuk bersilaturahmi, menciptakan suasana haru dan penuh kebahagiaan.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato, Gorontalo, dipenuhi ratusan keluarga warga binaan pada hari kedua Lebaran, Senin, 1 April 2024. Kunjungan tersebut menciptakan suasana haru dan penuh kebahagiaan bagi para warga binaan dan keluarga mereka yang telah lama terpisah. Para pengunjung datang dari berbagai daerah untuk bersilaturahmi dan memberikan bingkisan berupa makanan dan pakaian kepada keluarga mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di Lapas.
Kepala Lapas Pohuwato, Tristiantoro Adi Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kunjungan berlangsung tertib dan lancar. Pengaturan sistem kunjungan yang efektif mencegah penumpukan pengunjung yang berlebihan. Petugas keamanan juga dikerahkan untuk membantu proses pemeriksaan dan pengamanan agar semua berjalan dengan aman dan nyaman.
Suasana penuh haru terlihat jelas di berbagai sudut Lapas. Banyak pengunjung yang tak kuasa menahan air mata saat bertemu kembali dengan anggota keluarga mereka setelah sekian lama terpisah. Momen silaturahmi ini menjadi pengobat rindu dan penyemangat bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan mereka.
Kunjungan Lebaran di Lapas Pohuwato: Suasana Haru dan Tertib
Untuk memastikan kenyamanan pengunjung, pihak Lapas Pohuwato menyediakan berbagai fasilitas tambahan. Tersedia tenda tunggu yang nyaman bagi pengunjung yang harus mengantre, layanan pemeriksaan yang cepat dan efisien, serta area bermain bagi anak-anak yang turut serta dalam kunjungan. Semua fasilitas ini bertujuan untuk menciptakan suasana kunjungan yang tetap nyaman meskipun jumlah pengunjung sangat banyak.
Meskipun jumlah pengunjung membludak, pihak Lapas berhasil menjaga ketertiban dan keamanan. Hal ini berkat persiapan yang matang dan kerja keras petugas dalam mengatur alur kunjungan. Sistem antrean yang terorganisir dan pemeriksaan yang efisien membuat proses kunjungan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Para petugas juga sigap membantu pengunjung yang membutuhkan informasi atau bantuan.
"Kami telah mengatur sistem kunjungan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan. Petugas juga diturunkan untuk membantu proses pemeriksaan dan pengamanan," ujar Adi Wibowo, Kepala Lapas Pohuwato, menjelaskan upaya yang dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.
Pihak Lapas juga menyediakan layanan pemeriksaan yang cepat dan efisien untuk memperlancar proses kunjungan. Hal ini sangat membantu para pengunjung yang datang dari berbagai daerah dan membawa banyak barang bawaan. Area bermain untuk anak-anak juga disediakan untuk menambah kenyamanan bagi keluarga yang datang bersama anak-anak mereka.
Kesan Pengunjung: Momen Berharga di Hari Raya
Salah seorang pengunjung, Dewi, mengungkapkan rasa syukurnya dapat bertemu kembali dengan suaminya di momen Idul Fitri. Baginya, kunjungan Lebaran ke Lapas merupakan momen yang sangat berharga dan selalu dinantikan setiap tahunnya. Meskipun harus mengantre cukup lama, pertemuan dengan sang suami menjadi hal yang paling penting baginya.
"Setiap tahun saya selalu menyempatkan datang di hari Lebaran. Walaupun harus antre lama, yang penting bisa bertemu dan berbagi cerita," ungkap Dewi, menggambarkan betapa pentingnya momen silaturahmi ini baginya dan keluarga.
Pengalaman Dewi mewakili perasaan banyak pengunjung lainnya yang menempuh perjalanan jauh dan rela mengantre demi bertemu dengan keluarga mereka yang berada di Lapas. Momen Lebaran ini menjadi kesempatan berharga untuk mempererat ikatan keluarga dan memberikan dukungan moral kepada warga binaan.
Dengan berakhirnya hari kedua Lebaran, pihak Lapas tetap mengimbau para pengunjung untuk selalu mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi keamanan dan kenyamanan bersama. Pihak Lapas berharap momen kunjungan Lebaran ini dapat memberikan kebahagiaan bagi warga binaan dan keluarga mereka, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menjalani masa pembinaan dengan baik. "Kami berharap momen ini bisa memberikan kebahagiaan bagi warga binaan dan keluarganya, serta menjadi pemberi semangat bagi mereka untuk terus menjalani masa pembinaan dengan baik," pungkas Tristiantoro.