Pemprov Sulut Genjot Kunjungan Wisman, Penerbangan Perdana dari China Tiba di Manado
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus berupaya meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dengan mengapresiasi penerbangan perdana dari Nanjing, China, yang membawa 138 turis ke Manado.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dengan berbagai upaya strategis. Pada Kamis, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Lumbaa Komaling, menyatakan bahwa Pemprov akan terus mendorong sektor pariwisata dan mendatangkan lebih banyak wisman. Hal ini ditandai dengan apresiasi yang diberikan kepada maskapai Transnusa Aviation atas penerbangan perdana dari Bandara Internasional Lukou Nanjing, China, ke Bandara Sam Ratulangi Manado.
Penerbangan charter ini membawa dampak positif bagi pariwisata Sulut. Sebanyak 138 wisatawan asal China tiba di Manado dengan pesawat A320, bernomor penerbangan 8B-132. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak yang patut diapresiasi, mengingat potensi besar yang dimiliki pariwisata Sulut untuk menarik minat wisatawan mancanegara.
Gubernur berharap para wisatawan China dapat menikmati keindahan destinasi wisata di Sulawesi Utara dan merasakan keramahan masyarakat setempat selama kunjungan mereka. Kedatangan wisman ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah dan meningkatkan citra pariwisata Sulut di mata internasional. Kunjungan wisatawan China ini direncanakan berlangsung selama lima hari, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata yang ditawarkan.
Penerbangan Perdana dari Nanjing dan Rencana Ke Depan
Kedatangan 138 wisatawan China dari Nanjing pada Senin, 31 Maret 2025, menandai dimulainya penerbangan charter reguler dari China ke Manado. CEO Travel China, Lia Zhiyi, mengungkapkan bahwa penerbangan serupa akan berlanjut pada Mei dan Juni 2025, dengan rute dari Shanghai. Hal ini menunjukkan optimisme pelaku usaha pariwisata terhadap potensi pasar China untuk Sulawesi Utara.
Kota Manado, dengan pesonanya yang unik, berhasil memikat hati para turis China. Penerbangan charter ini diprakarsai oleh PT Manado Pesona Nusantara (MPN) selaku agen travel, menunjukkan peran penting sektor swasta dalam pengembangan pariwisata Sulut. Penerbangan ini direncanakan akan dilakukan setiap lima hari sekali, dengan para wisatawan akan menghabiskan waktu 5-7 hari di Manado.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan frekuensi kunjungan wisatawan China ke Sulut, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan sektor pariwisata lainnya. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta terbukti efektif dalam menarik minat wisatawan mancanegara dan meningkatkan perekonomian daerah.
Potensi Pariwisata Sulut dan Dampak Peningkatan Wisman
Sulawesi Utara memiliki beragam potensi wisata yang menarik minat wisatawan, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya. Peningkatan jumlah wisman akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama bagi masyarakat yang terlibat langsung dalam sektor pariwisata, seperti pelaku usaha perhotelan, restoran, dan transportasi.
Dengan semakin banyaknya wisman yang berkunjung, akan tercipta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, peningkatan kunjungan wisman juga akan meningkatkan promosi pariwisata Sulut di kancah internasional, menarik lebih banyak lagi wisatawan dari berbagai negara.
Pemerintah Provinsi Sulut terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur pariwisata untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para wisatawan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pariwisata Sulut akan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.
Keberhasilan penerbangan perdana dari Nanjing ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sulut dalam memajukan sektor pariwisata. Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang baik, diharapkan jumlah kunjungan wisman ke Sulawesi Utara akan terus meningkat di masa mendatang, membawa dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.