Penumpang Arus Balik Lebaran di Ambon Capai 3.381 Orang
KSOP Ambon mencatat lonjakan penumpang arus balik Lebaran melalui jalur laut pada H+2, mencapai 3.381 orang dengan peningkatan signifikan di Pelabuhan Ambon.
Ambon, 4 April 2025 - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ambon, Maluku, mencatat jumlah penumpang arus balik Lebaran Idul Fitri melalui jalur laut pada H+2 mencapai 3.381 orang. Angka ini merupakan akumulasi dari tiga pelabuhan utama di Ambon: Pelabuhan Yos Sudarso, Pelabuhan Slamet Riyadi, dan Pelabuhan Siwabessy. Peningkatan signifikan terlihat pada penumpang yang naik di Pelabuhan Ambon, mencapai 184 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Bidang Lalu Lintas Laut KSOP Kelas I Ambon, Iyan Ashari, menjelaskan bahwa terdapat 2.357 penumpang yang naik dan 1.024 penumpang yang turun pada H+2. Lonjakan penumpang ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah banyaknya pemudik yang telah melakukan perjalanan jauh hari sebelum masa arus mudik dimulai pada 21 Maret 2025. Hal ini membuat mereka kembali lebih cepat untuk memulai aktivitas normal kembali, mengingat libur panjang akan berakhir pada 8 April 2025.
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah lamanya waktu tempuh perjalanan laut, terutama bagi penumpang dengan rute ke arah barat Indonesia. "Apalagi pada penumpang dengan rute ke arah barat Indonesia yang membutuhkan tiga sampai empat hari pelayaran dengan kapal untuk sampai ke tujuan," ujar Iyan Ashari. KSOP Ambon pun telah meningkatkan keamanan di tiga pelabuhan tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang.
Pengamanan Pelabuhan Diperketat
Demi memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, KSOP Ambon meningkatkan pengamanan di tiga pelabuhan. Posko keamanan didirikan di setiap pelabuhan untuk memantau situasi dan memberikan bantuan jika diperlukan. Selain itu, berbagai alat keamanan dimaksimalkan penggunaannya, termasuk mesin pemindai, pendeteksi metal, dan pemeriksaan barang secara manual.
Kerja sama dengan pihak kepolisian juga dilakukan untuk memperkuat keamanan. Bahkan, anjing pelacak pun dikerahkan untuk mendeteksi kemungkinan adanya narkotika atau obat-obatan terlarang yang akan dilalulintaskan. "Kami kerja sama dengan pihak kepolisian hingga menggunakan anjing pelacak untuk memastikan tidak ada narkotika dan obat-obatan terlarang yang dilalulintaskan," tegas Iyan Ashari.
Langkah-langkah pengamanan ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan kelancaran arus balik Lebaran. Pihak KSOP Ambon berharap agar arus balik tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.
Imbauan Keselamatan
KSOP Ambon juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan dan mematuhi aturan yang berlaku selama perjalanan. Hal ini penting untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bersama bagi seluruh penumpang dan petugas pelabuhan. "Diharapkan arus mudik tahun ini bisa berjalan lancar, kami imbau kepada masyarakat untuk memperhatikan faktor keselamatan dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan dan kenyamanan bersama," tambah Iyan Ashari.
Dengan peningkatan jumlah penumpang dan langkah-langkah pengamanan yang telah dilakukan, KSOP Ambon berupaya untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran Idul Fitri 2025 di Ambon. Semoga semua penumpang dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan lancar.
Secara keseluruhan, proses arus balik Lebaran di Ambon pada H+2 berjalan dengan lancar berkat kerja keras dan koordinasi yang baik dari KSOP Ambon dan pihak terkait. Peningkatan keamanan dan pengawasan di pelabuhan juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang kembali ke daerah asalnya.