PLN Wamena Tingkatkan Kesiapsiagaan Karyawan Melalui Pelatihan Tanggap Darurat
PLN UP3 Wamena berkolaborasi dengan Basarnas Wamena selenggarakan pelatihan tanggap darurat untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam menghadapi kecelakaan kerja dan musibah.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wamena, Papua, baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan tanggap darurat bagi seluruh karyawannya. Pelatihan yang bekerja sama dengan Pos Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Wamena ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari K3 Nasional 2025 dan upaya peningkatan kewaspadaan dalam menghadapi potensi kecelakaan kerja.
Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 27 Februari 2025 di Wamena. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali karyawan PLN UP3 Wamena dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat, baik di lingkungan kerja maupun di kehidupan sehari-hari. Pelatihan ini juga merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja para karyawannya.
Pelaksana Harian (Plh) Manager PLN UP3 Wamena, Alexander Woru, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program tahunan PLN Papua dan Papua Barat dalam rangka bulan K3 (Januari-Februari). "Dengan kegiatan ini diharapkan setiap pegawai dapat menghindar dari kecelakaan-kecelakaan yang mungkin saja terjadi ketika mereka melakukan pekerjaan," ujar Alexander.
Peningkatan Kesiapsiagaan Karyawan PLN Wamena
Menurut Alexander Woru, pelatihan tanggap darurat ini dirancang untuk memberdayakan karyawan agar mampu bertindak mandiri dan produktif saat terjadi kecelakaan. Mereka diharapkan dapat menolong diri sendiri dan orang lain dalam situasi darurat. "Kami berharap kegiatan ini ada manfaatnya dalam kehidupan pribadi setiap pegawai PLN dalam menjalani kehidupan sehari-hari," tambahnya.
PLN UP3 Wamena melibatkan Pos Basarnas Wamena sebagai narasumber dalam pelatihan ini. Para karyawan mendapatkan pemahaman mendalam tentang prosedur penanganan kecelakaan kerja, mulai dari pertolongan pertama hingga evakuasi korban. Kerja sama dengan Basarnas ini dinilai sangat penting untuk memastikan pelatihan yang diberikan sesuai dengan standar dan praktik terbaik dalam penanganan darurat.
Alexander juga menjelaskan bahwa PLN UP3 Wamena telah secara konsisten menyelenggarakan pelatihan serupa setiap tahunnya. Tahun lalu, mereka bekerja sama dengan Damkar Jayawijaya, dan tahun ini dengan Basarnas Wamena. "Kami berharap setiap tahunnya ada sesuatu yang baru yang diperoleh teman-teman di sini sehingga ilmunya tentang tanggap darurat terus bertambah," katanya.
Dukungan Basarnas Wamena
Komandan Pos Basarnas Wamena, Supartono, menyambut baik inisiatif PLN UP3 Wamena dalam menyelenggarakan pelatihan tanggap darurat ini. Ia berharap pelatihan ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi karyawan PLN Wamena, baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan keluarga.
"Kami berharap melalui kegiatan ini pegawai PLN Wamena memperoleh ilmu tentang kedaruratan sehingga dapat bermanfaat dalam lingkungan kerja maupun lingkungan keluarga ketika terjadi musibah," kata Supartono. Hal ini menunjukkan komitmen Basarnas dalam mendukung upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Dengan pelatihan ini, diharapkan karyawan PLN UP3 Wamena semakin siap dan mampu menghadapi berbagai potensi kecelakaan kerja dan musibah. Kesiapsiagaan ini tidak hanya akan meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi kehidupan pribadi para karyawan.
PLN UP3 Wamena berkomitmen untuk terus meningkatkan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi seluruh karyawannya. Kerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti Basarnas, akan terus ditingkatkan untuk memastikan pelatihan yang diberikan selalu relevan dan efektif.