Polda Maluku Ajak Masyarakat Tingkatkan Toleransi Selama Ramadhan
Polda Maluku mengajak masyarakat Maluku untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama selama Ramadhan, serta mengoptimalkan pengamanan di berbagai tempat.
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengajak seluruh lapisan masyarakat di Maluku untuk meningkatkan toleransi dan menjaga kerukunan antarumat beragama selama bulan suci Ramadhan. Ajakan ini disampaikan menyusul ibadah puasa umat Muslim yang akan segera dimulai. Polda Maluku juga akan meningkatkan pengamanan di berbagai lokasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan.
Kompol Hendrik R, Kasubdit Binpolmas Polda Maluku, menyampaikan pesan tersebut saat mengunjungi Gereja Silo di Ambon. Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan pentingnya sikap toleran antarumat beragama agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan penuh hikmat. "Dalam beberapa hari lagi saudara kita yang beragama Islam akan melaksanakan ibadah puasa agar warga gereja dapat bersikap toleran, saling menghormati, sehingga saudara kita yang menjalankan ibadah puasa dapat beribadah dengan aman dan penuh hikmat," kata Kompol Hendrik.
Langkah-langkah konkret yang diambil Polda Maluku untuk mendukung ajakan ini termasuk pengoptimalan pengamanan di tempat-tempat ibadah, pasar, dan pusat-pusat keramaian. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari selama bulan Ramadhan. Selain itu, Polda Maluku juga melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat untuk menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi.
Pentingnya Peran Tokoh Masyarakat dan Ormas
Polda Maluku menyadari pentingnya peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Oleh karena itu, mereka diajak untuk aktif menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi di tengah masyarakat. Harapannya, kolaborasi ini dapat menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kompol Hendrik juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia mengajak warga untuk saling mengingatkan dan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak berwajib. "Mari bersama-sama kita wujudkan Ramadhan yang penuh kedamaian dan keberkahan, dengan meningkatkan toleransi dan menjaga kerukunan," ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk aktif menjaga keamanan lingkungan sekitar. Kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi semua warga.
Imbauan Pencegahan Hoaks dan Miras
Dalam kunjungannya, Kompol Hendrik juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari penyebaran berita hoaks dan provokasi. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya dan berpotensi memecah belah kerukunan. "Jangan mudah percaya dengan informasi yang sifatnya adu domba. Jangan mau dipengaruhi dan mengikuti kemauan provokator," tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengonsumsi minuman keras di tempat umum. Konsumsi minuman keras seringkali menjadi pemicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Polda Maluku berharap dengan imbauan ini, masyarakat dapat lebih bijak dalam bertindak dan menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.
Polda Maluku juga mengajak warga Gereja Silo untuk menjaga keamanan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan tempat tinggal. Masyarakat diminta untuk segera melapor ke kantor polisi atau pos polisi terdekat jika terjadi masalah terkait kamtibmas.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Polda Maluku berharap bulan Ramadhan tahun ini dapat menjadi momen untuk mempererat hubungan antarumat beragama dan menciptakan suasana yang lebih aman dan damai di Maluku. Toleransi dan kerukunan antarumat beragama menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang kondusif selama bulan suci Ramadhan.