Polda Malut Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kemacetan Selama Ramadhan
Polda Maluku Utara menerapkan rekayasa lalu lintas di Ternate selama Ramadhan untuk mencegah kemacetan di pusat perbelanjaan dan tempat kuliner, terutama di kawasan Makassar Barat menuju Lapangan Salero.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan rekayasa lalu lintas selama bulan Ramadhan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan yang diperkirakan akan terjadi di pusat-pusat perbelanjaan dan tempat kuliner di Kota Ternate. Kasubbid Kamsel Dirlantas Polda Maluku Utara, AKBP Adnan Wahyu Kashogi, mengungkapkan bahwa kepadatan lalu lintas biasanya terjadi di ruas jalan utama, terutama di kawasan dengan banyak pusat perbelanjaan dan tempat kuliner. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas menjadi solusi untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran arus kendaraan selama bulan suci Ramadhan.
AKBP Adnan menjelaskan bahwa volume kendaraan di Kota Ternate diprediksi akan meningkat signifikan selama bulan Ramadhan. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa dan belanja keperluan Ramadhan. Antisipasi dini melalui rekayasa lalu lintas dinilai penting untuk mencegah terjadinya kemacetan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kepolisian berharap dengan adanya rekayasa ini, mobilitas masyarakat tetap lancar dan tertib.
Rekayasa lalu lintas ini merupakan upaya proaktif Polda Malut dalam menciptakan keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan. Dengan adanya peningkatan volume kendaraan, potensi kemacetan sangat tinggi, terutama di titik-titik rawan kemacetan. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis seperti rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dari peningkatan volume kendaraan tersebut.
Sistem Satu Arah dan Pengaturan Personel
Salah satu langkah utama dalam rekayasa lalu lintas ini adalah penerapan sistem satu arah dari kawasan Makassar Barat menuju Lapangan Salero. Sistem ini diterapkan untuk mengoptimalkan arus kendaraan dan mencegah kepadatan di jalur-jalur sempit yang rawan macet. Penerapan sistem satu arah ini akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya.
Selain sistem satu arah, Ditlantas Polda Malut juga akan menempatkan personel di persimpangan-persimpangan utama untuk mengatur lalu lintas. Petugas akan membantu mengarahkan arus kendaraan agar tetap lancar dan tertib. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Sebagai pelengkap, Ditlantas juga akan memasang rambu-rambu tambahan sebagai panduan bagi pengendara. Rambu-rambu ini akan memberikan informasi mengenai perubahan arus lalu lintas dan petunjuk arah yang perlu diikuti oleh pengendara. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kebingungan dan memastikan pengendara dapat mengikuti alur lalu lintas yang telah ditentukan.
Polda Malut juga mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan tidak parkir sembarangan. Parkir sembarangan di bahu jalan akan memperparah kemacetan. Kerjasama dari masyarakat sangat penting untuk keberhasilan rekayasa lalu lintas ini.
Koordinasi dan Evaluasi
Rekayasa lalu lintas ini akan dimulai pada awal Ramadhan dan akan terus dievaluasi secara berkala. Evaluasi ini bertujuan untuk melihat efektivitas rekayasa lalu lintas dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Ditlantas Polda Malut akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama bulan Ramadhan.
Koordinasi dengan instansi terkait sangat penting untuk memastikan kesuksesan rekayasa lalu lintas ini. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana lalu lintas yang aman dan tertib selama bulan Ramadhan. Polda Malut berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama bulan suci.
"Kami berharap kerja sama dari seluruh pengguna jalan agar kebijakan ini berjalan efektif dan dapat menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib," ujar AKBP Adnan Wahyu Kashogi. Imbauan ini menekankan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan dalam mendukung kelancaran lalu lintas selama bulan Ramadhan.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan aktivitas lainnya dengan nyaman tanpa terganggu oleh kemacetan. Polda Malut berharap kerjasama yang baik dari seluruh pihak dapat menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.