Idul Fitri Games 2025: Alwi Slamat dan Rizky Pellu Ramaikan Kampung Sepak Bola Tulehu
Pemain-pemain sepak bola profesional, termasuk Alwi Slamat dan Rizky Pellu, turut memeriahkan Idul Fitri Games 2025 di Tulehu, Maluku, sebuah ajang yang juga bertujuan untuk mempromosikan kampung sepak bola tersebut.
Ambon, 3 April 2024 (ANTARA) - Suasana Idul Fitri di Tulehu, Maluku Tengah, Maluku, tahun ini semakin meriah. Bukan hanya karena perayaan hari raya, tetapi juga karena kehadiran sejumlah pesepak bola profesional ternama dalam gelaran Idul Fitri Games 2025. Nama-nama besar seperti Alwi Slamat dan Rizky Pellu turut serta dalam pertandingan sepak bola yang digelar di Kampung Sepak Bola Tulehu ini. Pertandingan ini diselenggarakan pada Kamis, 3 April 2024.
Tradisi tahunan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus unjuk kebolehan bagi para pemain sepak bola asal Tulehu yang kini berkiprah di liga nasional. Ketua Koordinator Idul Fitri Games 2025, Fahmi Ahmad Zaiz, menjelaskan, "Ini merupakan tradisi kami anak-anak Tulehu yang selalu diadakan setiap Lebaran, karena banyak pemain-pemain Tulehu yang bermain di liga kancah nasional pulang kampung."
Kehadiran bintang-bintang sepak bola ini tentu saja menarik perhatian besar dari masyarakat. Pertandingan ini bukan hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk menyaksikan secara langsung aksi para idola mereka yang biasanya hanya bisa dilihat di layar televisi. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang promosi bagi Tulehu sebagai Kampung Sepak Bola.
Bintang Sepak Bola Nasional Ramaikan Idul Fitri Games
Alwi Slamat, mantan kapten Persebaya Surabaya yang kini memperkuat Malut United, menjadi salah satu daya tarik utama Idul Fitri Games 2025. Ia turut berlaga bersama rekan setimnya di Malut United, Irsan Lestaluhu. Selain itu, turut hadir pula Rizky Pellu dari Persita Tangerang, Sidik Saimima dari Bali United, dan Alfin Tuasalamony dari Persibo Bojonegoro. Kehadiran pemain-pemain bintang ini semakin menambah semarak pertandingan.
Para pemain profesional tersebut terbagi menjadi empat tim, yaitu Mamala Putra, Tulehu All Star, Tulehu Jakarta, dan Ambon All Star. Pertandingan yang kompetitif dan penuh semangat ini menyuguhkan tontonan menarik bagi para penonton yang memadati lapangan.
Fahmi menambahkan bahwa Idul Fitri Games 2025 juga memiliki tujuan mulia. "Pertandingan ini juga sebagai laga amal," ujarnya. Pada tahun-tahun sebelumnya, hasil penjualan tiket disumbangkan untuk pembangunan masjid di Tulehu. Namun, tahun ini, dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur lapangan sepak bola di Tulehu.
Kampung Sepak Bola Tulehu: Tradisi dan Harapan
Idul Fitri Games 2025 bukan hanya sekadar pertandingan sepak bola biasa. Acara ini juga menjadi simbol penting bagi Tulehu sebagai Kampung Sepak Bola. Tradisi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat identitas Tulehu di kancah sepak bola nasional bahkan internasional.
Sejak 14 Februari 2012, Tulehu resmi ditetapkan oleh PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI sebagai Kampung Sepak Bola. Hal ini berkat konsistensi Tulehu dalam melahirkan talenta-talenta berbakat di dunia sepak bola Indonesia. Idul Fitri Games 2025 menjadi bukti nyata komitmen Tulehu untuk tetap menjaga dan mengembangkan potensi sepak bola di daerah tersebut.
Fahmi berharap, melalui ajang ini, Tulehu dapat semakin dikenal luas dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan bakat sepak bola di tingkat lokal. Dengan dukungan dan partisipasi semua pihak, Tulehu optimis dapat terus berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Indonesia.
Lebih dari sekadar pertandingan, Idul Fitri Games 2025 menjadi perwujudan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat Tulehu. Acara ini juga menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi alat pemersatu dan sekaligus wadah untuk mengembangkan potensi daerah.