Bonus Atlet Berprestasi Papua PON & Peparnas 2024 Cair! Total Rp25 Miliar Disalurkan
Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, mengumumkan penyaluran bonus Rp25 miliar untuk atlet berprestasi PON dan Peparnas 2024, langsung melalui rekening masing-masing atlet.
Pemerintah Provinsi Papua telah menyalurkan bonus kepada atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Papua dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024. Total bonus yang disalurkan mencapai angka Rp25 miliar, yang telah dianggarkan dalam APBD 2025. Penyaluran dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing atlet, setelah melalui proses administrasi yang cukup panjang.
Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, secara simbolis menyerahkan bonus tersebut di Gedung Negara, Kota Jayapura, Kamis (27/3). Beliau menjelaskan bahwa proses penyaluran membutuhkan waktu karena adanya beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Sistem penyaluran langsung melalui rekening masing-masing atlet ini dipilih untuk memastikan transparansi dan efisiensi dalam pendistribusian dana.
Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perjuangan dan prestasi para atlet Papua. Meskipun nominal bonus mungkin tidak sebesar pada edisi sebelumnya, Gubernur Ramses Limbong berharap para atlet tetap bersyukur dan menjadikan hal ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang. Komitmen pemerintah untuk mendukung perkembangan olahraga di Papua tetap terjaga.
Besaran Bonus Atlet dan Pelatih
Besaran bonus yang diterima atlet bervariasi, bergantung pada jenis medali dan kategori pertandingan. Untuk peraih medali emas perorangan di PON maupun Peparnas, bonus yang diberikan sebesar Rp120 juta, sementara peraih medali emas beregu menerima Rp60 juta. Peraih medali perak perorangan mendapatkan Rp80 juta, sedangkan perak beregu mendapatkan Rp40 juta.
Atlet peraih medali perunggu perorangan akan menerima Rp50 juta, dan perunggu beregu mendapatkan Rp30 juta. Selain atlet, pelatih dan pendamping juga mendapatkan bonus yang disesuaikan dengan prestasi yang diraih. Pelatih peraih medali emas mendapatkan bonus Rp35 juta, asisten pelatih Rp30 juta, dan pendamping Rp15 juta.
Untuk pelatih peraih medali perak, bonus yang diberikan sebesar Rp30 juta untuk pelatih, Rp25 juta untuk asisten pelatih, dan Rp15 juta untuk pendamping. Sedangkan untuk pelatih peraih medali perunggu, bonus yang diberikan sebesar Rp25 juta untuk pelatih, Rp20 juta untuk asisten pelatih, dan Rp15 juta untuk pendamping. Sistem pemberian bonus ini dirancang untuk memberikan penghargaan yang seimbang bagi seluruh kontributor keberhasilan atlet.
Apresiasi dari NPCI Papua
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Papua, Jayakusuma, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah atas komitmen mereka dalam memberikan penghargaan kepada atlet-atlet berprestasi. Ia menyatakan rasa terima kasih atas penyaluran bonus yang telah dipenuhi sebelum Lebaran. Hal ini dianggap sebagai bentuk penghargaan nyata atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Papua di tingkat nasional.
Penyaluran bonus ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet Papua untuk terus berlatih dan berprestasi di ajang olahraga mendatang. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga di daerah, termasuk dengan memberikan apresiasi yang layak kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama Papua.
Dengan adanya penyaluran bonus ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi para atlet untuk terus berlatih dan berprestasi di masa mendatang. Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung prestasi olahraga di Papua patut diapresiasi.
Semoga penyaluran bonus ini dapat memberikan dampak positif bagi para atlet dan pelatih, serta memotivasi mereka untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan. Dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam memajukan dunia olahraga di Papua.