1.500 Personel Gabungan Jaga Kelancaran Telekomunikasi Selama Lebaran
Kementerian Kominfo kerahkan 1.500 personel gabungan untuk memastikan kelancaran layanan telekomunikasi selama periode Lebaran 2025.

Jakarta, 25 Maret 2024 (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengerahkan 1.500 personel gabungan, terdiri dari staf pemerintah dan perwakilan operator seluler, untuk memastikan kelancaran layanan telekomunikasi selama periode Lebaran tahun ini.
"Kolaborasi dengan operator seluler, kami telah menyiapkan sekitar 1.500 personel. Sebanyak 29 kendaraan juga telah dikerahkan untuk memantau frekuensi dan menangani laporan pengaduan," kata Menteri Kominfo Meutya Hafid di kantornya di Jakarta, Selasa.
Untuk mencegah gangguan pada jaringan telekomunikasi selama periode liburan, Hafid mengatakan bahwa 386 posko telah didirikan, 30 di antaranya dioperasikan langsung oleh Kementerian Kominfo, sedangkan sisanya dikelola oleh berbagai operator seluler. Posko-posko ini akan beroperasi mulai 26 Maret hingga 8 April 2025.
Posko Strategis di Lokasi Vital
Selain posko-posko tersebut, kementerian dan operator seluler juga telah bersama-sama mendirikan beberapa posko strategis terintegrasi di Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten; Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten; Stasiun Gambir di Jakarta; Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah; dan dua rest area di sepanjang jalan tol.
Menteri menjelaskan bahwa kendaraan yang dikerahkan tersebut dirancang untuk membantu memantau kualitas layanan dan jaringan komunikasi di sepanjang jalur mudik Lebaran. Hal ini untuk memastikan layanan tetap lancar dan responsif terhadap potensi masalah.
Langkah antisipatif ini juga mencakup pemantauan secara intensif terhadap potensi peningkatan trafik data selama periode mudik dan libur Lebaran. Tim di lapangan akan siap siaga untuk mengatasi berbagai kendala teknis yang mungkin muncul.
Pusat Monitoring dan Kontrol Telekomunikasi
Lebih lanjut, Hafid menyoroti bahwa kementeriannya juga telah mendirikan pusat pemantauan dan kontrol telekomunikasi di lantai delapan kantor pusatnya di Jakarta. Pusat ini berfungsi sebagai pusat kendali utama untuk memantau seluruh jaringan dan merespon laporan gangguan secara cepat dan efektif.
Pusat monitoring ini dilengkapi dengan teknologi terkini untuk memantau secara real-time kinerja jaringan telekomunikasi di seluruh Indonesia. Dengan demikian, respon terhadap setiap permasalahan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Sistem ini juga memungkinkan pihak Kominfo untuk berkoordinasi secara langsung dengan operator seluler dalam upaya mengatasi berbagai kendala teknis yang mungkin terjadi.
Menjamin Kelancaran Lebaran dan Nyepi
Menteri menekankan bahwa semua langkah persiapan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada para ajudannya untuk memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri dan Nyepi yang akan datang. "Kami benar-benar bertekad untuk mengawasi seluruh proses hingga hari terakhir periode liburan Idul Fitri," tegasnya.
Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan aksesibilitas dan kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat selama periode Lebaran. Dengan adanya langkah-langkah antisipatif ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan tetap terhubung dan berkomunikasi dengan lancar.