57.848 Pemudik Berangkat dari Kaltara Selama Lebaran 2025
Data Polda Kaltara mencatat lonjakan mobilitas masyarakat Kaltara selama periode mudik Lebaran 2025, dengan total 57.848 pemudik berangkat dan 47.031 penumpang datang.

Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) mencatat jumlah pemudik yang meninggalkan Kaltara selama periode mudik Lebaran 2025 terbilang tinggi. Sebanyak 57.848 orang tercatat berangkat dari Kaltara sejak tanggal 26 Maret hingga 4 April 2025. Data ini dirilis oleh Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltara, Kombes Pol. Budi Rachmat, di Tanjung Selor, Bulungan, pada Sabtu (5/4).
Angka tersebut menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat Kaltara yang signifikan selama masa libur Lebaran. Selain jumlah keberangkatan, data juga mencatat kedatangan penumpang sebanyak 47.031 orang dalam periode yang sama. Pemantauan arus mudik dan balik akan terus dilakukan hingga tanggal 8 April 2025, bertepatan dengan berakhirnya Operasi Ketupat Kayan 2025.
Polda Kaltara mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memprioritaskan keselamatan. Imbauan tersebut mencakup pengecekan kondisi fisik, kesiapan kendaraan, dan pengawasan barang bawaan selama perjalanan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan bagi seluruh masyarakat Kaltara selama periode mudik dan balik Lebaran 2025. "Polda Kaltara dan polres jajaran berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan pergerakan masyarakat," tegas Kombes Pol. Budi.
Rincian Arus Mudik dan Balik di Kaltara
Data yang dirilis Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara merinci jumlah pemudik berdasarkan moda transportasi dan wilayah hukum Polres. Data tersebut dibagi menjadi dua periode: arus mudik (26-31 Maret 2025) dan arus balik (1-4 April 2025).
Pada periode arus mudik, Polresta Bulungan mencatat 131 penumpang berangkat dan 71 penumpang datang melalui jalur udara, 7.799 penumpang berangkat dan 4.755 penumpang datang melalui jalur laut (speedboat), serta 342 penumpang berangkat dan 7 penumpang datang melalui jalur darat (bus).
Di wilayah hukum Polres Tarakan, tercatat 7.497 penumpang berangkat dan 5.019 penumpang datang melalui udara, 10.212 penumpang berangkat dan 11.711 penumpang datang melalui laut (speedboat).
Sementara itu, Polres Nunukan mencatat 48 penumpang berangkat dan 48 penumpang datang melalui udara, serta 4.707 penumpang berangkat dan 2.742 penumpang datang melalui laut (speedboat).
Di Polres Malinau, tercatat 383 penumpang berangkat dan 335 penumpang datang melalui udara, 1.755 penumpang berangkat dan 1.202 penumpang datang melalui laut (speedboat), serta 142 penumpang berangkat dan 87 penumpang datang melalui jalur darat (bus).
Terakhir, Polres Tana Tidung mencatat 1.233 penumpang berangkat dan 837 penumpang datang melalui laut (speedboat).
Rincian Arus Balik di Kaltara
Pada periode arus balik, Polresta Bulungan mencatat 31 penumpang berangkat dan 57 penumpang datang melalui udara, 4.792 penumpang berangkat dan 4.554 penumpang datang melalui laut (speedboat), serta 560 penumpang berangkat dan 0 penumpang datang melalui jalur darat (bus).
Di wilayah hukum Polres Tarakan, tercatat 3.166 penumpang berangkat dan 2.522 penumpang datang melalui udara, 9.311 penumpang berangkat dan 9.559 penumpang datang melalui laut (speedboat).
Polres Nunukan mencatat 16 penumpang berangkat dan 24 penumpang datang melalui udara, 3.512 penumpang berangkat dan 1.685 penumpang datang melalui laut (speedboat), serta 31 penumpang berangkat dan 32 penumpang datang melalui jalur darat (bus).
Di Polres Malinau, tercatat 133 penumpang berangkat dan 201 penumpang datang melalui udara, 1.108 penumpang berangkat dan 733 penumpang datang melalui laut (speedboat), serta 154 penumpang berangkat dan 132 penumpang datang melalui jalur darat (bus).
Terakhir, Polres Tana Tidung mencatat 785 penumpang berangkat dan 718 penumpang datang melalui laut (speedboat).
Data lengkap ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Kalimantan Utara. Polda Kaltara berharap data ini dapat menjadi acuan dalam perencanaan transportasi dan keamanan di masa mendatang.