6.291 Masjid Siap Dukung Mudik Lebaran 2025, Layani Pemudik 24 Jam Nonstop
Kementerian Agama menyiapkan 6.291 masjid sebagai posko Mudik Lebaran 2025 untuk memberikan layanan terbaik bagi pemudik, termasuk menyediakan air bersih, tempat istirahat, dan makanan berbuka puasa.

Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan 6.291 masjid sebagai posko siaga dalam program Masjid Ramah untuk mendukung dan mengakomodasi para pemudik yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan kantor wilayah Kemenag agar posko-posko masjid di sepanjang jalur mudik siap memberikan pelayanan terbaik.
"Kami telah berkoordinasi dengan kantor wilayah Kemenag agar posko-posko berbasis masjid di sepanjang jalur mudik siap memberikan pelayanan terbaik," ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, di Jakarta, Selasa (25/3).
Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, agar Kemenag turut serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Masjid-masjid yang akan beroperasi 24 jam nonstop ini akan menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari air bersih, tempat beristirahat, hingga makanan berbuka puasa (iftar).
Masjid Ramah: Wujud Nyata Pelayanan Keagamaan
Kemenag terus mendorong seluruh jajarannya dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) di daerah untuk memberikan pelayanan terbaik di masjid-masjid yang terlibat. "Ini merupakan manifestasi nyata pelayanan keagamaan yang berdampak pada masyarakat," tambah Abu Rokhmad.
Berdasarkan data dari Ditjen Bimas Islam, sebanyak 6.291 masjid di 23 provinsi siap menjadi posko mudik Lebaran. Dengan kolaborasi dan kontribusi berbagai pihak di daerah, program ini diharapkan dapat membantu kelancaran perjalanan para pemudik.
Abu Rokhmad juga menambahkan bahwa jumlah masjid yang terlibat diperkirakan akan terus bertambah. Masyarakat pun telah mulai berpartisipasi, misalnya dengan memberikan donasi makanan.
Program Masjid Ramah Berbasis Surat Edaran Menteri Agama
Program Masjid Ramah ini dijalankan berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2025. Menteri Umar telah meminta agar masjid-masjid tetap buka selama 24 jam untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025.
Para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan di masjid-masjid tersebut untuk beristirahat, beribadah, dan mendapatkan bantuan lainnya. Ketersediaan air bersih, tempat istirahat, dan makanan berbuka puasa diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan mengurangi beban para pemudik selama perjalanan.
Inisiatif ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kenyamanan dan keselamatan para pemudik. Dengan adanya posko-posko di masjid, diharapkan para pemudik dapat merasa lebih aman dan terlindungi selama perjalanan mudik Lebaran.
Partisipasi aktif masyarakat juga sangat penting dalam keberhasilan program ini. Donasi makanan dan bantuan lainnya dari masyarakat akan sangat membantu dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada para pemudik.
Program Masjid Ramah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya selama masa mudik Lebaran. Semoga program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi para pemudik.