Antisipasi Kemacetan Arus Balik Lebaran 2025, Pemkot Batam Siagakan Petugas di Titik Rawan
Pemkot Batam siagakan petugas Dishub di sejumlah titik rawan macet selama arus balik Lebaran 2025 untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan memastikan kelancaran lalu lintas.

Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bersiap menghadapi potensi kemacetan arus balik Lebaran 2025. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam telah menyiagakan petugas di sejumlah titik rawan kemacetan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik. Langkah antisipasi ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan yang diperkirakan terjadi selama periode tersebut.
Penempatan petugas Dishub dilakukan di beberapa lokasi strategis, termasuk Pelabuhan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) Punggur, Pelabuhan Sekupang, Harbor Bay, dan kawasan Jembatan Barelang. Setiap lokasi akan dijaga oleh empat personel Dishub yang dibagi dalam dua shift. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengawasan yang optimal selama 24 jam.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, menyatakan bahwa hingga saat ini lalu lintas masih terpantau lancar. "Tiap titik kami tempatkan empat personel, dibagi menjadi dua shift. Sejauh ini, lalu lintas masih lancar dan belum ada laporan kemacetan signifikan dari anggota di lapangan," ujarnya saat dihubungi di Batam, Sabtu.
Titik Rawan Kemacetan dan Antisipasi Dishub Batam
Berdasarkan pantauan Dishub Batam, Pelabuhan Sekupang dan Harbor Bay mengalami peningkatan pergerakan penumpang yang cukup tinggi selama arus mudik. Meskipun terjadi kepadatan, namun kemacetan masih dalam batas toleransi dan tidak menyebabkan penumpukan yang signifikan. "Untuk Pelabuhan Sekupang dan Harbor Bay, sempat terjadi kepadatan, tapi arus kendaraan tetap bergerak. Kemacetan tidak sampai menumpuk karena terus terurai," kata Kepala Seksi Kepelabuhan, Afrizon.
Berbeda dengan Pelabuhan Sekupang dan Harbor Bay, Pelabuhan ASDP Punggur mengalami penumpukan kendaraan saat keberangkatan. Namun, setelah keluar dari pelabuhan, arus lalu lintas kembali lancar. Hal ini menunjukkan bahwa titik kemacetan terkonsentrasi di area pelabuhan itu sendiri.
Antisipasi terhadap potensi lonjakan arus balik dan wisatawan juga dilakukan Dishub Batam. Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Lalu Lintas Dishub Batam, Ade Chandra, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan kendaraan, terutama pada akhir pekan. "Kami masih menunggu laporan sore ini dan hari Minggu, karena biasanya kemacetan terjadi di Jembatan Barelang pada hari Sabtu dan Minggu," katanya.
Dishub Batam juga telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung di lapangan. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan respon yang cepat dan efektif terhadap potensi kemacetan yang mungkin terjadi. "Jika ada peningkatan volume kendaraan, kami akan segera turun bersama Satlantas untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar," tambah Ade Chandra.
Imbauan Kepada Masyarakat
Meskipun hingga saat ini arus balik di Punggur Roro, Sekupang, dan Harbor Bay masih terpantau lancar, Pemkot Batam tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersabar. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat maupun laut, diharapkan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama. Keberhasilan dalam mengantisipasi kemacetan arus balik Lebaran 2025 sangat bergantung pada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat.
Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Petugas Dishub Batam disiagakan di titik-titik rawan kemacetan.
- Kerjasama dengan Satlantas Polresta Barelang untuk pengaturan lalu lintas.
- Imbauan kepada masyarakat untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas.
- Pemantauan intensif terhadap pergerakan kendaraan, terutama pada akhir pekan.
Dengan langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan, diharapkan arus balik Lebaran 2025 di Batam dapat berjalan lancar dan aman.