BNI Dukung Program 3 Juta Rumah di Suluttenggomalut, Solusi Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
BNI berkomitmen mendukung Program 3 Juta Rumah di Suluttenggomalut dengan menyediakan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui skema FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Manado, 26 Februari 2024 - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Satu Juta Rumah, khususnya di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut). Langkah ini bertujuan untuk menyediakan akses hunian layak bagi masyarakat menengah ke bawah di wilayah tersebut. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyediakan perumahan terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan.
Area Head 2 BNI Kantor Wilayah 11 Suluttenggomalut, Lucky Lahope, menjelaskan bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan bagian dari program prioritas pemerintah. Program ini bertujuan untuk memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki akses terhadap tempat tinggal yang layak dan terjangkau. Dukungan BNI terhadap program ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keputusan Bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Pekerjaan Umum, dan Menteri Dalam Negeri yang ditetapkan pada 25 November 2024 menjadi landasan hukum bagi program ini. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah yang kuat dalam mengatasi permasalahan perumahan di Indonesia. Dengan dukungan perbankan seperti BNI, diharapkan program ini dapat berjalan efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Solusi Perbankan Inklusif dari BNI
BNI menyediakan berbagai solusi perbankan inklusif untuk mendukung Program 3 Juta Rumah di Suluttenggomalut. Salah satu solusi andalan adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Skema ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat dengan penghasilan terbatas untuk memiliki rumah.
Kemudahan yang ditawarkan melalui skema FLPP antara lain harga rumah maksimal Rp173 juta untuk area Sulawesi, uang muka (DP) minimum 1 persen dari harga rumah, dan batasan penghasilan maksimal Rp7 juta untuk pekerja lajang dan Rp8 juta untuk pekerja yang sudah menikah. Dengan suku bunga tetap 5 persen per tahun, termasuk asuransi jiwa, kebakaran, dan kredit, serta tenor kredit hingga 20 tahun, skema ini sangat terjangkau.
Selain KPR FLPP, BNI juga menyediakan Kredit Pembiayaan Developer untuk mendukung pembangunan rumah FLPP, pengadaan lahan, dan pembangunan fasilitas umum. Ketersediaan pembiayaan ini diharapkan dapat mendorong para pengembang untuk membangun lebih banyak rumah yang terjangkau bagi masyarakat.
Berbagai skema pembiayaan yang ditawarkan BNI memiliki suku bunga kompetitif, sehingga semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses pembiayaan perumahan. Komitmen BNI dalam menyediakan akses perbankan inklusif ini menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dampak Positif Program 3 Juta Rumah
Program 3 Juta Rumah diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di Suluttenggomalut. Penyediaan rumah yang layak dan terjangkau akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni.
Program ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas di sektor konstruksi dan industri terkait. Tersedianya lapangan kerja baru di sektor ini akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk BNI, diharapkan Program 3 Juta Rumah dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Suluttenggomalut.
Selain itu, keberhasilan program ini akan berkontribusi pada terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam hal akses terhadap perumahan yang layak dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Keberhasilan program ini juga akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk menerapkan program serupa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.