Bulog Karawang Libatkan TNI-Polri dan Pemda untuk Serap Gabah Petani, Target 75 Ribu Ton!
Bulog Karawang bekerja sama dengan TNI, Polri, dan Pemda untuk menyerap 75 ribu ton gabah petani guna mencapai target cadangan beras pemerintah, dengan harga pembelian Rp6.500 per kilogram.

Karawang, 25 Februari 2025 - Perum Bulog Karawang melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya penyerapan gabah petani. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi target penyerapan gabah kering panen (GKP) tahun ini yang mencapai 75 ribu ton. Penyerapan gabah tersebut akan diolah menjadi beras dan masuk ke dalam stok cadangan beras pemerintah. Kerja sama ini diyakini akan memperlancar proses pengadaan dan memastikan pencapaian target.
Kepala Perum Bulog Karawang, Umar Said, menjelaskan bahwa program penyerapan gabah baru berjalan selama satu minggu dan telah berhasil menyerap sekitar 2.000 ton gabah atau setara dengan 1.000 ton beras. Meskipun masih dalam tahap awal, Bulog Karawang optimistis mampu mencapai target 75 ribu ton GKP atau setara 375 ribu ton beras. Keterlibatan TNI dan Polri serta Pemda dinilai sangat krusial untuk keberhasilan program ini.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja sama yang erat antara Bulog, TNI, Polri, dan Pemda. Informasi akurat mengenai lokasi panen yang diberikan oleh TNI dan Polri serta Pemda akan mempermudah Bulog dalam proses pengadaan gabah langsung dari petani. Hal ini diyakini akan meningkatkan efisiensi dan memastikan penyerapan gabah berjalan lancar.
Kerja Sama Strategis untuk Ketahanan Pangan
Umar Said menekankan pentingnya kerja sama dengan TNI, Polri, dan Pemda dalam memastikan penyerapan gabah berjalan lancar dan langsung dari petani. Hal ini bertujuan untuk memenuhi target cadangan beras pemerintah dan menjaga ketahanan pangan nasional. Bulog Karawang melibatkan 15-20 mitra kerja dalam proses pengadaan gabah, termasuk perusahaan, badan usaha, usaha perseorangan, kelompok tani, dan gabungan kelompok tani.
Semua mitra kerja tersebut telah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Bulog untuk melakukan kerja sama pengadaan gabah/beras dan pangan lainnya. Bulog Karawang memiliki wilayah kerja yang mencakup Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Dengan demikian, kerja sama ini akan menjangkau wilayah yang luas dan melibatkan banyak petani.
Harga pembelian gabah kering panen ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram, sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 14 Tahun 2025. Harga ini diharapkan dapat memberikan keuntungan yang layak bagi petani dan mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam program ini. Bulog optimistis target penyerapan gabah akan tercapai, terutama pada bulan Maret-April 2025 saat memasuki musim panen raya.
Target Penyerapan dan Optimasi Distribusi
Bulog Karawang menargetkan penyerapan gabah sebanyak 75 ribu ton pada tahun ini. Angka ini setara dengan 375 ribu ton beras, yang akan menjadi bagian dari stok cadangan beras pemerintah. Penyerapan gabah akan difokuskan pada bulan Maret-April 2025, bertepatan dengan musim panen raya padi. Dengan melibatkan TNI, Polri, dan Pemda, diharapkan proses penyerapan gabah dapat berjalan dengan lancar dan efisien.
Proses penyerapan gabah melibatkan berbagai mitra kerja Bulog, antara lain perusahaan, badan usaha, usaha perseorangan, kelompok tani, dan gabungan kelompok tani. Semua mitra kerja telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Bulog. Kerja sama ini diharapkan mampu menjangkau seluruh petani di wilayah Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.
Dengan harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram, Bulog berharap dapat memberikan insentif yang memadai bagi para petani. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi petani dalam program penyerapan gabah dan mendukung ketahanan pangan nasional. Bulog optimistis target penyerapan gabah akan tercapai berkat kerja sama yang solid dengan berbagai pihak.
Keberhasilan program ini akan berdampak positif bagi petani, karena memastikan harga jual gabah yang stabil dan menguntungkan. Selain itu, program ini juga akan memperkuat cadangan beras pemerintah, sehingga ketahanan pangan nasional dapat terjaga dengan baik. Kerja sama yang terjalin antara Bulog, TNI, Polri, dan Pemda menjadi kunci keberhasilan program ini.
Bulog berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan program penyerapan gabah. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan ketahanan pangan nasional.