Bulog Serap 700 Ribu Ton Setara Beras, Dorong Kesejahteraan Petani
Bulog telah menyerap 700 ribu ton setara beras hingga saat ini, upaya pemerintah untuk mensejahterakan petani dan menjaga swasembada pangan.

Nganjuk, Jawa Timur, 29 Maret 2024 - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) telah berhasil menyerap 700 ribu ton gabah kering panen (GKP) setara beras hingga saat ini. Penyerapan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan nasional. Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, mengumumkan capaian ini di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu lalu. Penyerapan dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nganjuk yang merupakan salah satu sentra penghasil padi terbesar di Jawa Timur.
Prihasto menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras Bulog dan para mitranya. "Pemerintah hadir melalui Bulog dalam penyerapan gabah kering panen dan beras petani untuk memakmurkan dan mensejahterakan petani. Per malam ini Bulog secara nasional sudah menyerap 700 ribu ton setara beras dan kami kejar terus target sampai bulan April nanti," katanya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan mitra-mitra Bulog yang memiliki fasilitas pengeringan gabah untuk memastikan kualitas dan kuantitas penyerapan GKP.
Selain penyerapan GKP, pemerintah juga telah menjalankan berbagai program untuk mendukung swasembada pangan, termasuk pompanisasi dan optimalisasi pupuk subsidi. "Sekarang tinggal kita jaga penyerapan gabah kering panen dan beras dari petani agar petaninya tetap semangat," ujar Prihasto. Bulog berkomitmen untuk terus meningkatkan penyerapan GKP petani dengan harga yang sesuai dengan instruksi Presiden, yaitu Rp6.500 per kilogram.
Kerja Sama Bulog dan Pemerintah Daerah
Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi, menyampaikan apresiasinya atas upaya Bulog dalam menyerap hasil panen petani Nganjuk. Ia menyebutkan telah dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Bulog Kediri, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Satgas Pangan, dan Dandim 0810/Nganjuk untuk memastikan penyerapan gabah petani dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. "Sudah ada penandatanganan komitmen bersama agar gabah petani diserap dengan harga sesuai instruksi Presiden, yaitu Rp6.500 per kilogram dan itu sudah berjalan dengan baik," kata Bupati Nganjuk.
Bupati Nganjuk juga memuji kinerja Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Imam Mahdi, yang dinilai telah bekerja sesuai komitmen bersama. "Ke depannya yang diharapkan masyarakat Nganjuk sama dengan Pak Presiden dan Pak Menteri bahwa gabah kering panen petani dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram," kata Marhaen. Kerja sama yang baik antara Bulog dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.
Penyerapan GKP oleh Bulog tidak hanya berdampak positif bagi petani, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas harga beras di pasaran dan ketersediaan beras untuk masyarakat. Dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, petani terjamin mendapatkan penghasilan yang layak atas hasil jerih payah mereka.
Target Penyerapan Bulog
Bulog menargetkan penyerapan GKP hingga bulan April mendatang. Meskipun telah mencapai angka yang signifikan, Bulog terus berupaya untuk mencapai target tersebut. Upaya ini dilakukan dengan berbagai strategi, termasuk memperluas jaringan kerja sama dengan mitra-mitra di berbagai daerah. Keberhasilan Bulog dalam menyerap GKP ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pertanian dan kesejahteraan petani.
Keberhasilan Bulog dalam menyerap GKP juga menunjukkan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Kerja sama yang baik antara Bulog, pemerintah daerah, dan para stakeholder terkait sangat penting untuk memastikan keberhasilan program-program pemerintah di sektor pertanian. Dengan demikian, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terjaga dan kesejahteraan petani dapat terus meningkat.
Secara keseluruhan, capaian penyerapan GKP oleh Bulog hingga saat ini menunjukkan keberhasilan program pemerintah dalam mendukung petani dan ketahanan pangan. Komitmen Bulog untuk terus meningkatkan penyerapan GKP diharapkan dapat terus berlanjut untuk memastikan kesejahteraan petani dan stabilitas harga beras di pasaran.