DPRD Palangka Raya Ajak Warga Jaga Keberagaman Antarumat Beragama Jelang Lebaran
Jelang Lebaran, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah, mengajak masyarakat menjaga keberagaman dan toleransi antarumat beragama untuk mencegah perpecahan dan menjaga keharmonisan.

Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, bersiap menyambut Lebaran 1446 Hijriah. Suasana penuh persiapan ini juga diiringi dengan imbauan penting dari Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah, yang menyerukan masyarakat untuk senantiasa menjaga keberagaman dan memperkuat toleransi antarumat beragama. Imbauan ini disampaikan pada Jumat lalu, di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari raya.
Rusdiansyah menekankan betapa pentingnya menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga kondusivitas Kota Palangka Raya selama dan setelah perayaan Lebaran.
Lebih dari sekadar imbauan, pernyataan Rusdiansyah mencerminkan keprihatinan akan potensi konflik yang dapat muncul di tengah perbedaan. Ia melihat pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian dan keamanan, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Lebaran.
Jaga Toleransi dan Silaturahmi
Rusdiansyah mengapresiasi tingkat toleransi antarumat beragama yang sudah terjalin dengan baik di Palangka Raya. Menurutnya, toleransi yang tinggi ini merupakan aset berharga yang harus terus dijaga dan ditingkatkan. "Toleransi antarumat beragama di Palangka Raya sudah sangat tinggi. Ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Jangan mudah terpengaruh oleh provokasi yang dapat merusak kebersamaan yang telah terjalin dengan baik," ujar Rusdiansyah.
Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan silaturahmi, baik antar individu maupun antar kelompok. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan membangun kedamaian di Kota Palangka Raya. Silaturahmi, menurutnya, bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga perekat utama dalam menjaga kerukunan.
Lebih lanjut, Rusdiansyah berharap Lebaran tidak hanya dirayakan sebagai momen kemenangan bagi umat Muslim, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Perayaan hari raya, seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.
Ia menambahkan, "Mari kita jaga kedamaian dan kenyamanan bersama. Dengan memperkuat rasa saling menghormati, kita dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif bagi semua."
Sinergi Aparat dan Masyarakat
Selain peran masyarakat, Rusdiansyah juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah. Kerja sama yang erat antara ketiga pihak ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas sosial selama perayaan Lebaran. Dengan demikian, suasana aman dan damai dapat tercipta dan terjaga.
Kota Palangka Raya selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan kebersamaan. Keberagaman agama dan budaya yang ada justru menjadi kekuatan dalam membangun kota yang harmonis. Oleh karena itu, upaya menjaga persatuan dan keharmonisan menjadi tanggung jawab bersama.
Menjaga persatuan dan kesatuan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan, tetapi tanggung jawab seluruh warga Kota Palangka Raya. Dengan komitmen bersama, diharapkan perayaan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, damai, dan penuh keberkahan.
Rusdiansyah berharap, suasana kondusif ini dapat terus terjaga, bukan hanya selama Lebaran, tetapi juga seterusnya. Hal ini memerlukan komitmen dan kesadaran bersama dari seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan saling menghormati.
Pentingnya Keberagaman dan Toleransi
Keberagaman agama dan budaya di Indonesia, khususnya di Palangka Raya, merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan. Keberagaman ini bukan menjadi sumber konflik, melainkan kekuatan untuk membangun bangsa. Dengan saling menghargai dan menghormati perbedaan, masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai dan harmonis.
Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menjaga keberagaman dan toleransi. Mereka dapat menjadi jembatan komunikasi antarumat beragama dan mencegah penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Pendidikan dan pemahaman tentang pentingnya keberagaman juga perlu terus digencarkan.
Upaya menjaga persatuan dan kesatuan memerlukan komitmen dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Dengan saling menghargai, menghormati, dan bekerja sama, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis bagi semua.