Gubernur Papua Barat Salurkan 20,7 Ton Beras Zakat Fitrah untuk 200 Masjid
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyalurkan 20,7 ton beras zakat fitrah untuk 200 masjid, musholla, dan pondok pesantren di enam kabupaten menjelang Lebaran 2025.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, telah menyalurkan sumbangan beras zakat fitrah sebanyak kurang lebih 20,7 ton untuk 200 masjid dan musholla, serta tujuh pondok pesantren di enam kabupaten di Provinsi Papua Barat. Penyaluran zakat ini dilakukan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Sumbangan tersebut diberikan dalam bentuk beras, dengan masing-masing masjid, musholla, dan pondok pesantren menerima 100 kilogram beras. Penyaluran dilakukan secara simbolis di Manokwari pada Rabu.
Penyaluran zakat fitrah ini menjangkau enam kabupaten di Papua Barat. Tiga kabupaten, yaitu Manokwari, Kaimana, dan Fakfak, mendapatkan sumbangan dari Gubernur Mandacan langsung. Sedangkan tiga kabupaten lainnya, yakni Teluk Bintuni, Teluk Wondama, dan Manokwari Selatan, menerima sumbangan dari keluarga Gubernur Mandacan. "Saya sebagai gubernur bersama keluarga menyalurkan sumbangan beras untuk umat Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah," ujar Dominggus Mandacan.
Pembagian zakat ini didistribusikan secara merata. Wilayah Manokwari Raya (Manokwari dan Manokwari Selatan) menerima 95 masjid dan musholla serta lima pondok pesantren. Kabupaten Fakfak menerima 40 masjid dan musholla serta dua pondok pesantren. Kabupaten Teluk Bintuni mendapatkan 33 masjid dan musholla, sementara Kabupaten Kaimana menerima 27 masjid dan musholla. Terakhir, Kabupaten Teluk Wondama menerima sumbangan untuk lima masjid dan musholla. Total keseluruhan mencapai 20.700 kilogram beras yang disalurkan.
Distribusi Zakat Fitrah di Papua Barat
Distribusi zakat fitrah yang dilakukan oleh Gubernur Papua Barat ini menunjukan komitmen untuk membantu meringankan beban kaum dhuafa menjelang perayaan Idul Fitri. Jumlah beras yang disalurkan cukup signifikan, mencapai 20,7 ton, yang menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakatnya. Penyaluran zakat ini juga menjangkau berbagai wilayah di Papua Barat, memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan.
Pembagian zakat ini bukan hanya sekadar pembagian sembako, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh umat Muslim di Provinsi Papua Barat atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Hal ini menunjukkan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat di Papua Barat.
Dengan adanya penyaluran zakat fitrah ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, khususnya umat Muslim, dalam menyambut hari raya Idul Fitri. Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Harapan Gubernur untuk Penyaluran Zakat
Gubernur Dominggus Mandacan berharap agar penyaluran zakat fitrah ini dapat tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerimanya. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyaluran zakat tersebut. "Semoga sumbangan ini bisa disalurkan dengan baik untuk umat Muslim yang berhak menerima zakat fitrah," harapnya.
Penyaluran zakat fitrah ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam membantu masyarakatnya, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Semoga langkah ini dapat menginspirasi pihak-pihak lain untuk turut serta berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Selain itu, penyaluran zakat ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Papua Barat. Dengan adanya kerjasama dan kepedulian dari berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta suasana yang harmonis dan damai di tengah masyarakat.
Dengan total 20.700 kilogram beras yang disalurkan, diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Papua Barat yang merayakan Idul Fitri.
Semoga penyaluran zakat ini dapat menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua Barat.