KAI Daop 8 Tambah 7 Persen Tempat Duduk Kereta Api untuk Angkutan Lebaran 2025
PT KAI Daop 8 Surabaya menambah 7 persen tempat duduk kereta api jarak jauh untuk Angkutan Lebaran 2025, mengakomodasi lonjakan penumpang hingga 505.119 orang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengumumkan peningkatan signifikan pada kapasitas tempat duduk kereta api jarak jauh untuk menghadapi lonjakan penumpang selama Angkutan Lebaran 2025. Kenaikan sebesar tujuh persen ini menyediakan total 601.612 tempat duduk, meningkat dari 563.924 tempat duduk pada tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Jumat lalu.
Peningkatan kapasitas ini merupakan langkah antisipatif KAI Daop 8 untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat yang ingin mudik menggunakan kereta api selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025. Luqman Arif menegaskan bahwa penambahan tempat duduk ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan bagi seluruh penumpang.
Tidak hanya kapasitas tempat duduk yang meningkat, KAI Daop 8 juga memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang sebesar lima persen, mencapai 505.119 penumpang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya yang berjumlah 482.265 penumpang. Dengan mempertimbangkan proyeksi tersebut, KAI Daop 8 telah menyiapkan strategi operasional yang matang untuk menghadapi lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran.
Layanan Tambahan dan Peningkatan Kapasitas
Untuk mendukung peningkatan jumlah penumpang, KAI Daop 8 mengoperasikan 58 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya selama 22 hari masa angkutan Lebaran. Dari jumlah tersebut, 49 perjalanan merupakan perjalanan reguler, sementara sembilan perjalanan lainnya merupakan perjalanan tambahan. Total kapasitas tempat duduk yang disediakan per hari mencapai 25.966 tempat duduk.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, KAI Daop 8 juga menghadirkan KA Mutiara Timur Tambahan relasi Surabaya Gubeng-Ketapang. Kereta ini menawarkan kapasitas 300 tempat duduk kelas eksekutif dan beroperasi untuk memberikan pilihan jadwal perjalanan bagi masyarakat yang ingin menuju Jember dan Banyuwangi. Jadwal keberangkatan dari Surabaya Gubeng pukul 21.50 WIB dan tiba di Ketapang pukul 03.40 WIB, sedangkan dari Ketapang berangkat pukul 08.40 WIB dan tiba di Surabaya Gubeng pukul 14.38 WIB.
Keunikan lain dari KA Mutiara Timur Tambahan adalah tersedianya Kereta Panoramic dengan kapasitas 38 tempat duduk. Kereta ini menawarkan pengalaman perjalanan yang eksklusif dengan jendela luas, sunroof, layanan minuman tanpa batas, dan hidangan berkualitas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan.
Suasana Lebaran yang Meriah
Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas dan layanan, KAI Daop 8 juga turut menyemarakkan suasana Ramadan dan Lebaran dengan menghadirkan livery tematik Idul Fitri 1446 H pada beberapa kereta api unggulan. Livery tematik ini dipasang pada KA Bima, KA Argo Semeru, KA Argo Wilis, KA Turangga, dan KA Gajayana yang berangkat dari Daop 8 Surabaya.
Desain livery yang menarik dengan karakter-karakter lucu diharapkan dapat menghadirkan keceriaan bagi para penumpang selama perjalanan mudik Lebaran. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya KAI Daop 8 untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan dan menyenangkan bagi para pelanggannya.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 8 Surabaya optimis dapat melayani lonjakan penumpang selama Angkutan Lebaran 2025 dengan lancar dan aman. Peningkatan kapasitas tempat duduk, penambahan perjalanan kereta api, serta penyediaan layanan tambahan menunjukkan komitmen KAI Daop 8 dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.