Kapolda Kalbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Mempawah
Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto, mendistribusikan bantuan kepada warga Mempawah yang terdampak banjir, mengunjungi langsung lokasi terdampak dan memberikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan mendesak lainnya.

Irjen Pol. Pipit Rismanto, Kapolda Kalimantan Barat, langsung terjun ke Kabupaten Mempawah pada Rabu, 29 Januari, untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir. Ia bersama timnya menjangkau lokasi terdampak, berjalan kaki sejauh 3 kilometer melewati genangan air untuk memastikan bantuan sampai ke warga yang membutuhkan.
Langkah Kapolda ini merupakan wujud nyata kepedulian dan sinergi antara Polda Kalbar dengan berbagai pihak dalam meringankan beban masyarakat yang terkena musibah. Irjen Pipit menekankan pentingnya bantuan tersebut untuk para korban bencana alam di Mempawah. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan pertolongan kepada masyarakatnya.
Tim penyalur bantuan tidak hanya mengunjungi beberapa titik yang terdampak banjir, melainkan juga meninjau kondisi warga di beberapa lokasi pengungsian. Lokasi-lokasi tersebut antara lain Aspol anggota Polres Mempawah yang juga terdampak banjir, mess Pemda Mempawah, gedung PNPM, dan beberapa sekolah yang difungsikan sebagai tempat evakuasi. Semua tempat pengungsian tersebut mendapat perhatian dan bantuan dari pihak kepolisian.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, memberikan keterangan lebih rinci terkait dampak banjir di Kalimantan Barat. Berdasarkan laporan dari jajaran Polres, curah hujan tinggi dan debit air yang meningkat menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Mempawah sendiri, sedikitnya 23 desa terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 10 cm hingga 1 meter.
Banjir tersebut berdampak pada kurang lebih 6.000 rumah dan memaksa sekitar 380 warga mengungsi. Polda Kalbar pun telah mengerahkan 18 personel Brimob di bawah pimpinan Aiptu Danan Susilo untuk membantu proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Kecepatan respon tim ini menjadi kunci keberhasilan dalam menangani dampak banjir yang cukup signifikan.
Bantuan yang diberikan kepada para pengungsi berupa paket sembako yang meliputi beras, mie instan, gula, minyak goreng, kopi, dan teh. Selain itu, bantuan juga mencakup perlengkapan tidur, kebutuhan bayi, dan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban. Kepedulian terhadap berbagai kebutuhan korban menunjukkan komprehensifnya bantuan yang disalurkan.
Kapolda Kalbar berharap bantuan yang telah disalurkan dapat meringankan beban dan memberikan manfaat bagi warga Mempawah yang terdampak banjir. Ia juga menekankan pentingnya kerjasama dan sinergi antar pihak untuk menghadapi bencana alam dan membantu masyarakat yang membutuhkan.