Kapolda Sulut Resmikan Pembangunan SPPG, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie meletakkan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulut untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengurangi angka malnutrisi.

Irjen Pol Roycke Harry Langie, Kapolda Sulawesi Utara, memimpin peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulut di Manado pada Senin, 24 Maret. Pembangunan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah, bertujuan mengurangi angka malnutrisi dan stunting di Indonesia. Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Peletakan batu pertama ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran SPPG di tingkat pusat pada 17 Maret 2025 lalu, yang dipimpin langsung oleh Kapolri. Kapolda menekankan pentingnya program ini untuk memastikan kebutuhan gizi harian masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, tercukupi dengan baik. Dengan tercukupinya gizi, diharapkan dapat menekan angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia.
Pembangunan SPPG ini berlokasi di kompleks Sekolah Polisi Negara Polda Sulawesi Utara di Manado, di atas lahan seluas 22x37 meter. Lokasi ini dipilih karena aksesibilitasnya yang mudah dijangkau oleh sekolah-sekolah di sekitar wilayah tersebut. Selain itu, ketersediaan instalasi listrik dan air bersih mendukung operasional dapur secara berkelanjutan, dengan desain yang sesuai standar Badan Gizi Nasional.
Dukungan Mitra Polda Sulut dan Visi Indonesia Emas 2045
Pembangunan SPPG Polda Sulut ini dibiayai oleh swadaya mitra Polda Sulut. Hal ini menunjukkan sinergisitas dan kepedulian berbagai pihak dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Kapolda Roycke Harry Langie menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mengawal program ini agar berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Sulawesi Utara.
Program MBG ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap penurunan angka malnutrisi dan stunting di Sulawesi Utara. Dengan adanya SPPG, diharapkan penyaluran makanan bergizi dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan efisien.
Keberadaan SPPG ini juga akan mempermudah pemantauan gizi anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Data yang terhimpun dapat digunakan untuk mengevaluasi program dan melakukan penyesuaian agar lebih efektif.
Fasilitas dan Lokasi SPPG
Gedung SPPG yang dibangun memiliki desain yang modern dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Desain ini memastikan proses pengolahan makanan bergizi dapat dilakukan dengan higienis dan efisien. Ketersediaan instalasi listrik dan air bersih yang memadai menjadi faktor penting dalam menunjang operasional SPPG.
Pemilihan lokasi di kompleks Sekolah Polisi Negara Polda Sulawesi Utara mempertimbangkan kemudahan akses bagi sekolah-sekolah di sekitarnya. Hal ini memudahkan distribusi makanan bergizi kepada anak-anak sekolah yang membutuhkan.
Selain itu, lokasi ini juga strategis dan mudah dijangkau oleh berbagai pihak yang terlibat dalam program MBG, termasuk petugas kesehatan dan relawan.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan SPPG Polda Sulut dapat beroperasi secara optimal dan memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya penurunan angka malnutrisi dan stunting di Sulawesi Utara.
Kapolda Roycke Harry Langie didampingi Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi dan Ketua Bhayangkari Sulut Joan Roycke Langie, serta sejumlah pejabat mitra Polda Sulut lainnya dalam acara peletakan batu pertama tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Sulawesi Utara.