Kemendagri Dorong Implementasi BLUD untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mengoptimalkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) guna meningkatkan mutu pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Keuda) mengajak pemerintah daerah (pemda) untuk lebih efektif mengimplementasikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Tujuannya mulia: meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Harian Direktur Jenderal Bina Keuda Kemendagri, Horas Maurits Panjaitan, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta pada 22 Januari 2024.
Bimtek yang berfokus pada praktik pembagian jasa pelayanan di rumah sakit ini menekankan pentingnya BLUD dalam menciptakan layanan kesehatan yang berkelanjutan, bermutu, dan mampu bersaing. Menurut Maurits, peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan komitmen utama Kemendagri. Implementasi BLUD harus efektif, efisien, transparan, dan adil, selaras dengan prinsip-prinsip bisnis yang sehat.
Lebih lanjut, Maurits berharap pengelolaan BLUD dapat terus berkembang dan berinovasi. Penerapan prinsip efisiensi, value for money, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan kompeten menjadi kunci. Penguatan inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan juga sangat penting dalam pengelolaan layanan BLUD.
Agar implementasi BLUD berjalan optimal, dibutuhkan kesamaan persepsi. Maurits menekankan pentingnya pendampingan, asistensi, dan sosialisasi pedoman pengelolaan BLUD. Perbaikan tata kelola keuangan juga krusial untuk meningkatkan pelayanan terbaik dan daya saing. Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan daya saing BLUD di sektor kesehatan.
Tidak hanya itu, Maurits juga berharap kegiatan ini mampu mendorong semangat tenaga medis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Ia menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan pemangku kepentingan atas dukungan dan kontribusi mereka, khususnya dalam penyusunan modul dan penilaian laporan kinerja BLUD di bidang kesehatan. Maurits menutup pernyataan dengan harapan agar Bimtek ini dapat menjadi motivasi bagi para pekerja pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.