Kemenkeu Pacu Pembangunan Nasional lewat Sinergi Pusat dan Daerah
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan APBN dan APBD untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan nasional melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Luky Alfirman, menekankan pentingnya sinergisitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai instrumen utama pembangunan.
Luky menjelaskan bahwa APBN dan APBD merupakan alat vital untuk merealisasikan program-program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. "Tujuannya apa? Ya tadi, bagaimana kita membangun ekonomi, membangun rakyat Indonesia, membangun, memberikan manfaat sebesar-besarnya, menyejahterakan rakyat di seluruh pelosok," ujar Luky dalam keterangannya di Jakarta.
Sinergi tersebut, menurut Luky, terlihat dalam mekanisme pengelolaan anggaran. APBN, yang terdiri dari anggaran pendapatan dan belanja, bersumber dari pajak, hingga dana hibah. Sementara APBD, mendapat sumber pendapatan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer dari pemerintah pusat. Dana transfer dari pusat, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di daerah, yang pada akhirnya dinikmati langsung oleh masyarakat.
Sinergi APBN dan APBD untuk Pembangunan Inklusif
Luky menambahkan bahwa fokus utama dari sinergi APBN dan APBD adalah untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan merata. "Tujuannya adalah kita ingin mendorong pembangunan ekonomi, tapi juga kita ingin melakukan pemerataan yang sifatnya inklusif," tegasnya. Kemenkeu, menurutnya, bekerja secara profesional dalam menjalankan tugasnya untuk mencapai tujuan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Luky juga mengajak para kepala daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing. Hal ini penting untuk mendukung pembangunan daerah dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pusat. Selain itu, daerah juga didorong untuk mengoptimalkan iklim investasi.
Optimalisasi iklim investasi dinilai sangat penting untuk menjaga perekonomian nasional tetap kondusif dan berkelanjutan. "Sangat penting untuk menjaga bahwa ekonomi kita terus bergerak, terus kondusif, terjaga iklim investasi, iklim usahanya. Kalau ekonominya bergerak, pajaknya bergerak, pajaknya tambah tinggi, belanjanya pun bisa tambah tinggi, tambah besar," pungkas Luky.
Pentingnya Peran Daerah dalam Pembangunan
Pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat menjadi fokus utama dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan mengoptimalkan APBD dan meningkatkan PAD, daerah dapat berperan lebih aktif dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan perekonomian lokal. Hal ini akan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Kemenkeu menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBN dan APBD. Dengan demikian, dana yang dialokasikan dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Partisipasi aktif dari pemerintah daerah sangat krusial dalam memastikan keberhasilan program-program pembangunan.
Keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan bekerja sama secara efektif dan efisien, pemerintah dapat memastikan bahwa pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat tercapai secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Melalui sinergi ini, diharapkan pembangunan ekonomi Indonesia akan semakin berkelanjutan dan inklusif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh pelosok negeri. Peran aktif pemerintah daerah dalam mengoptimalkan APBD dan menciptakan iklim investasi yang kondusif menjadi kunci keberhasilan upaya ini.
Kemenkeu berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan PAD dan mengoptimalkan pengelolaan APBD. Dengan demikian, pembangunan nasional akan berjalan lebih efektif dan efisien, serta mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.