Kepadatan Arus Kendaraan di Garut Selama Libur Lebaran, Polisi Terapkan One Way
Polisi di Garut, Jawa Barat, berupaya mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur Bandung-Garut dengan menerapkan sistem satu arah secara berkala selama libur Lebaran.

Kepadatan arus kendaraan terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari ketiga libur Lebaran, Rabu (2/4). Polisi bekerja keras untuk mengurai kepadatan di jalur nasional dan provinsi yang menghubungkan Bandung dan Garut. Hal ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan pemudik lokal dan wisatawan yang mengunjungi berbagai objek wisata di Garut.
Kasat Lantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menyatakan bahwa kepadatan arus lalu lintas terjadi di kedua arah, baik kendaraan yang menuju maupun keluar dari Garut. Kondisi ini tidak hanya disebabkan oleh pemudik dari luar kota, tetapi juga oleh masyarakat lokal yang melakukan kunjungan wisata di Garut. "Hari ini arus lalu lintas terpantau relatif padat dari kedua arah, baik yang masuk ke Garut maupun yang keluar dari Garut," ujar Aang.
Kondisi ramai ini terlihat di jalur Limbangan (arah Bandung-Tasikmalaya), Kadungora (arah Bandung-Garut), dan sebaliknya. Untuk mengatasi kepadatan ini, pihak kepolisian menerapkan strategi pengaturan lalu lintas yang efektif.
Sistem One Way Bergantian untuk Urai Kemacetan
Untuk mengurai kepadatan, Polres Garut memberlakukan sistem satu arah atau "one way" secara situasional dan bergantian. Sistem ini diterapkan untuk mengatur arus kendaraan dari Garut menuju Bandung dan sebaliknya. "Hari ini saja dari pagi sampai siang sudah delapan kali diberlakukan sistem buka tutup jalur," jelas Iptu Aang.
Pemberlakuan sistem satu arah ini difokuskan di titik-titik rawan kemacetan, seperti di jalur Limbangan, Lewo, Kadungora, dan Warung Peuteuy. Petugas kepolisian dikerahkan di lokasi-lokasi tersebut untuk mengatur dan mengarahkan arus kendaraan.
Selain penerapan sistem "one way", petugas juga secara aktif memberikan imbauan kepada pengendara agar mematuhi peraturan lalu lintas dan beristirahat jika merasa lelah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Imbauan Kepada Pengguna Jalan
Iptu Aang menekankan pentingnya kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas. "Kami terus mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu, dan ikuti arahan petugas, juga diimbau beristirahat apabila lelah," pesannya. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode libur Lebaran.
Petugas kepolisian terus memantau dan berupaya mengantisipasi berbagai potensi masalah yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Mereka berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dan wisatawan yang melintas di wilayah Garut.
Dengan adanya upaya-upaya tersebut, diharapkan kepadatan arus lalu lintas di Garut dapat terurai dan perjalanan para pengguna jalan dapat berjalan dengan lancar dan aman selama libur Lebaran.