Polres Garut Terapkan Sistem Satu Arah 13 Kali untuk Urai Kemacetan Arus Mudik Lebaran
Kepolisian Resor Garut memberlakukan sistem satu arah sebanyak 13 kali pada hari kedua Lebaran untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan di jalur Bandung-Garut dan sekitarnya.

Garut, 2 Mei 2024 - Kepadatan arus mudik Lebaran di Kabupaten Garut, Jawa Barat, memaksa Kepolisian Resor (Polres) Garut menerapkan sistem satu arah atau 'one way' sebanyak 13 kali pada hari kedua Lebaran. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan yang terjadi di jalur utama penghubung Bandung-Garut dan sekitarnya. Penerapan sistem satu arah ini melibatkan koordinasi antara petugas Polres Garut dan instansi terkait, bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas yang padat baik kendaraan pribadi maupun kendaraan berat.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan Garut Kota, serta sebaliknya, menyebabkan kemacetan signifikan. "Penerapan sistem 'one way' ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang melintas," ujar Iptu Aang. Garut, sebagai daerah perbatasan dengan Bandung, menjadi jalur utama menuju Tasikmalaya, pantai Pangandaran, dan pusat kota Garut sendiri, sehingga kepadatan arus lalu lintas sangat tinggi selama periode mudik Lebaran.
Iptu Aang menambahkan, "Dengan meningkatnya volume kendaraan di hari kedua Lebaran, kami memutuskan untuk kembali menerapkan sistem 'one way' sebanyak 13 kali, untuk memperlancar arus lalu lintas." Pemberlakuan sistem satu arah ini bukan tanpa alasan, mengingat tingginya volume kendaraan yang melewati Garut selama periode mudik Lebaran. Sistem ini terbukti efektif dalam mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas.
Sistem Satu Arah Diterapkan di Beberapa Titik Strategis
Sistem satu arah diterapkan di beberapa titik rawan kemacetan di Kabupaten Garut. Jalan Raya Limbangan-Malangbong menjadi salah satu fokus utama, dengan titik-titik kemacetan teridentifikasi di Pasar Limbangan, Lewo, Bandrek, dan Malangbong, serta beberapa persimpangan jalan. Selain jalur nasional, Polres Garut juga memberlakukan sistem satu arah di jalur provinsi lintas Kadungora-Leles-Tarogong, yang juga dikenal rawan macet selama arus mudik dan balik.
Iptu Aang menjelaskan bahwa penerapan sistem satu arah dilakukan secara bergiliran dan terkoordinasi dengan baik antara petugas lapangan dari Polres Garut dan instansi terkait. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif dari sistem satu arah dan memastikan kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan. Sistem ini akan terus diterapkan jika terjadi kepadatan di titik-titik tertentu, dengan menarik laju kendaraan dari kedua arah secara bergantian.
Petugas kepolisian dikerahkan di sepanjang jalan untuk melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas selama pemberlakuan sistem satu arah. Petugas memberikan arahan dan petunjuk kepada pengendara untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses pengaturan lalu lintas. Koordinasi yang baik antara petugas di lapangan sangat penting untuk keberhasilan penerapan sistem satu arah ini.
Imbauan Kepada Masyarakat
Iptu Aang mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kepatuhan masyarakat terhadap arahan petugas sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama penerapan sistem satu arah. Kerjasama antara petugas dan masyarakat sangat krusial untuk menciptakan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan selama periode mudik Lebaran.
Sebagai informasi tambahan, pada hari pertama Lebaran, Polres Garut telah memberlakukan sistem satu arah sebanyak 23 kali di jalur Limbangan-Malangbong dan Kadungora-Leles. Wilayah Limbangan, Bandrek, Malangbong, Kadungora, dan Warung Peuteuy menjadi fokus utama penerapan sistem satu arah pada hari pertama Lebaran. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Polres Garut dalam memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran.
Dengan diterapkannya sistem satu arah secara berkala, diharapkan kepadatan lalu lintas di Kabupaten Garut dapat terurai dan arus mudik Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan aman. Polres Garut akan terus memantau situasi dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama periode mudik Lebaran.